oleh

Pemkot Musnahkan Daging Oplosan Sapi dan Babi

TANGERANG-Ratusan kilogram daging oplosan dimusnahkan di Kota Tangerang. Daging oplosan itu terdiri dari 65,3 kg daging sapi dan 606 daging babi yang kesemuanya temuan dari sejumlah pasar.

Daging oplosan tersebut dimusnahkan dengan cara dikubur di Ecofarm Kampung Baru, Jalan Kisaiman, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Selasa (30/3) lalu. Pemusnahan disaksikan pihak Kejaksaan Negeri Kota Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Abduh Surahman mengatakan, penemuan daging oplosan ini terjadi saat tim DKP Kota Tangerang melakukan pengawasan di Pasar Bengkok, Pasar Anyar, dan Pasar Ramadani pada 13 Mei 2020 lalu. Saat itu tim mengambil hasil sampel daging untuk diuji.

“Hasil pengujian organoleptik dan pork test sampel dari Pasar Bengkok daging milik saudara AS diduga positif daging babi dicampur daging sapi. Demikian juga sampel tanggal 14 Mei 2021. Tanggal 5 Mei 2020 dari 2 sampel tersebut diuji PCR di laboratorium terakreditasi yi UPTD Pelayanan dan Penguin Veteriner Dinas Pertanian Provinsi Banten dengan hasil positif daging babi dan daging sapi,” jelas Abduh.

Abduh mengatakan, tim internal DKP terus melakukan pengawasan, pembinaan keamanan pangan segar peternakan, perikanan, pertanian di pasar yang ada di Kota Tangerang. Hal yang dilakukan pun sama dengan melakukan tes di laboratorium.

Abduh menuturkan, pihaknya akan menindak tegas pelaku yang merugikan konsumen. Kata dia, pihaknya juga akan menggandeng Polri dan Kejaksaan Negeri untuk menindak para pelaku tersebut. “Kita berterima kasih kepada kejaksaan dan Poles Metro Tangerang Kota. Karena pelaku (AS) langsung ditindak dan dijatuhi hukuman,” katanya.

Mantan kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang ini pun meminta masyarakat bila mana menemukan unsur kecurigaan terkait kasus serupa segera laporkan ke DKP. Selanjutnya pihak DKP akan melakukan tindakan.

“Kita tidak mengimbau. Tapi kalau ada masyarakat yang memenukan dugaan serupa kami akan terima laporannya dan akan kami tes. Selanjutnya bila terbukti akan kami laporkan ke Polres Metro Tangerang Kota,” pungkasnya. (irf/mde/bnn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya