oleh

Bupati Irna Pantau Vaksinasi Ibu Hamil dan Menyusui

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang, Irna Narulita memantau vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil di Kantor Sekretariat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pandeglang, di Kelurahan Saruni Kecamatan Majasari, Sabtu (4/9/2021).

Bupati Irna Narulita mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di antaranya dengan melakukan vaksinasi untuk ibu hamil dan menyusui.

Bupati Irna memastikan, vaksin bagi ibu hamil dan menyusui ini sudah mendapatkan kesepakatan dari berbagai pihak, di antaranya Badan Kesehatan Dunia (WHO), Kementerian Kesehatan dan lainnya.

“Pemerintah sangat serius dalam penanganan Covid-19, dengan dilakukanya vaksinasi bagi ibu hamil dan menyusui, kita berharap tidak ada lagi lonjakan angka terpapar Covid-19 bagi ibu hamil dan menyusui,” harap Irna Narulita.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, kegiatan vaksinasi khusus bagi ibu hamil dan menyusui ini dilakukan secara serentak tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang

“Ada tujuh ranting dan enam lokasi yang hari ini melaksanakan vaksinasi ibu hamil dan menyusui,” kata Dewi.

Dia menjelaskan, vaksinasi khusus ibu hamil dan menyusui ini disiapkan 750 dosis.

“Jika melihat antusias masyarakat yang ingin divaksin seperti ini, sangat banyak sekali, tentu akan kami tambah dosis vaksinya,” ucapnya.

Menurut Dewi, vaksinasi untuk ibu hamil dan menyusui sudah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) bahwa vaksinasi untuk ibu hamil dan menyusui dinyatakan aman setelah melalui uji klinis.

“Kegiatan vaksinasi ibu hamil dan menyusui ini kami menargetkan 5.505 ibu hamil yang usia kandunganya 13 sampai 33 minggu. Mengapa harus dilakukan vaksinasi kepada ibu hamil, karena hampir di seluruh negara termasuk di Indonesia, kasus kematian terkonfirmasi Covid-19 yang menimpa ibu hamil dan menyusui angkanya cukup tinggi, di Kabupaten Pandeglang ada sekitar 52 orang yang terpapar Covid-19, delapan orang di antaranya meninggal dunia. Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan,” tambahnya.

Dirinya mengharapkan, dengan vaksinasi ini bisa menekan angka terkonfirmasi Covid-19 ibu hamil dan menyusui di Kabupaten Pandeglang.(rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya