oleh

Begini Kata Kapolsek Serpong Soal Maling Motor Tewas

SERPONG-Satu dari dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Selasa (5/1), tewas akibat diamuk massa. Maling tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif selama satu jam.

Aksi pencurian sepeda motor itu terjadi di kontrakan Saung Sakinah, Jalan Haji Jamad, Gang Rais RT 1 RW 4 Kelurahan Buaran sekitar pukul 05.30 WIB. Satu pelaku yakni, F bersama rekannya menyatroni kontrakan tersebut saat kondisi sepi.

F masuk ke dalam kawasan kontrakan dan bertugas mengambil motor. Sedangkan, satu rekannya menunggu di luar. Namun aksi F diketahui warga. Dia diteriaki maling. Kedua pelaku pun meninggalkan motor yang digunakan saat beraksi di kontrakan.

Hingga akhirnya F berhasil ditangkap oleh warga dan mendapat hadiah bogem mentah hingga babak belur. Bahkan, pelaku sempat ditelanjangi dan dibiarkan terkapar di pinggir jalan ditumpukkan sampah batok kelapa.

Salah satu warga Nita (36) mengatakan, saat itu pintu gerbang kontrakan baru dibuka dan ditinggalkan oleh satpam untuk nasi uduk yang ada di dekat kontrakan.

“Awalnya ada tukang bubur yang curiga ke salah satu maling yang nunggu di atas motor, ngakunya lagi nunggu temen,” kata Nita.

Tetapi, tak lama setelah itu, para penghuni  kemudian meneriaki maling dari dalam. “Denger ada yang teriak maling, semua warga langsung pada keluar. Bapak-bapaknya pada ngejar maling, tapi motor malingnya ditinggal,” ungkap Nita.

Kapolsek Serpong, Kompol Supriyanto mengatakan, pelaku tewas setelah mendapat perawatan satu jam di rumah sakit, karena babak belur dihajar warga. “Pelaku berinisial F meninggal di rumah sakit setelah mendapat perawatan intensive,” ujarnya.

Kapolsek menerangkan, pelaku sempat kabur sekira 1 kilometer dari kontrakan tempatnya beraksi, namun tertangkap oleh warga. Dan warga yang marah dengan aksi pelaku pun melakukan aksi amuk massa.(dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya