oleh

Sekalung Anggrek, Kumpulan Tulisan Para Pegiat Taman Baca

CIPUTAT-Para pegiat literasi di Kota Tangsel meluncurkan buku Sekalung Anggrek. Buku ini diterbitkan sebanyak 500 buah. Launching buku ini dilakukan di Ruang Blandongan, Balaikota, Ciputat, Rabu (7/4).

Sejumlah pegiat literasi tersebut merupakan anggota Masyarakat Gemar Membaca (MAGMA) yang memiliki Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kota Tangsel.

“Mereka membuat kumpulan tulisan yang dijadikan sebuah karya yang tertuang dalam buku,” ungkap Benyamin Davnie, Wakil Walikota Tangsel saat launching.

Karya ini menjadi contoh dari taman baca, bahwa taman baca itu dimulainya dari tulis-menulis dan ini yang dilakukan oleh pengelola taman baca di Kota Tangsel. “Selain buku Sekalung Anggrek ini, saya meminta kepada mereka untuk menulis kesan-kesan dan pesan selama berkomunikasi dengan Ibu Airin Rachmi Diany yang akan mengakhiri masa tugasnya,”pintanya.

Sementara, Ketua MAGMA Kota Tangsel, Herlina Mustikasari menjelaskan, buku ini dibuat dalam kumpulan cerpen, dan dicetak sebanyak 500 buku. “Kita ingin membudayakan menulis di kalangan pegiat literasi, menulis sebagai sarana menyampaikan opini, pendapat, dan menulis sebagai sebuah keputusan antara lain menyampaikan kegelisahan dari keadaan lingkungan yang dirasa kurang ideal,” jelasnya.

Herlina menjelaskan, dari ajakan untuk membudayakan menulis, ternyata banyak yang akhirnya senang dan ingin menulis kembali. ”Alhamdulillah, karya ini berhasil dirangkum menjadi 1 buku yang indah dengan judul Sekalung Anggrek,”singkatnya.(irm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya