oleh

Wahidin: Mudik Dilarang, Ya Kita Ikuti

SERANG-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan secepatnya membuat imbauan dan langkah-langkah strategis, menyusul adanya Keputusan Kementerian Perhubungan yang melarang aktivitas Mudik Lebaran Tahun 2021. Untuk saat ini, meski larangan mudik telah final, namun regulasinya masih menunggu secara resmi untuk diterbitkan.

Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) memastikan bahwa Pemprov Banten akan taat terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, termasuk soal larangan mudik ini. “Sebagai pemerintah daerah kita ikuti. Kita taat pada kebijakan Pemerintah Pusat. Mudik dilarang, ya kita ikuti,” ungkap Gubernur, Kamis (8/4).

Jika regulasi terkait larangan telah dikeluarkan secara resmi dalam bentuk Permenhub, Gubernur akan segera membuat imbauan kepada masyarakat. Wahidin meyakini bahwa keluarnya larangan ini telah melalui serangkaian kajian.

Terkait dengan upaya lain yang dilakukan, Pemprov Banten telah bekerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Banten akan melakukan penyekatan dengan mendirikan pos atau check point untuk mencegah adanya aktivitas mudik masyarakat.

Adapun  sebaran titik yang akan dijadikan check point yaitu untuk di ruas Tol Tangerang-Merak penyekatan akan dilakukan di Gerbang Tol Cikupa dan di Gerbang Tol Merak. Sedangkan untuk di jalan arteri, dimulai dari depan Citra Raya Cikupa, Kabupaten Tangerang. dan pertigaan Asem, Cikande, Kabupaten Serang.

Kemudian di Kota Serang di Simpang Pusri Jalan Jenderal Sudirman, Kemang. Untuk di Kota Cilegon ada dua titik yakni di pertigaan Gerem dan di pintu masuk Pelabuhan Merak. Selain di Pelabuhan Merak, petugas juga akan disiagakan di Pelabuhan Bojonegara, Kabupaten Serang. Sementara untuk wilayah Lebak di perbatasan Jasinga Bogor, dan Cilograng perbatasan dengan Sukabumi. Untuk di Pandeglang di Gayam.(rls/yul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya