oleh

Koperasi Karya Praja Mandiri Tak Kunjung Berikan Tabungan Purna ASN

PANDEGLANG – Sejumlah anggota Koperasi Karya Praja Mandiri (KPM) yang merupakan koperasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, mempertanyakan haknya yang tidak kunjung diberikan. Hak anggota yakni berupa tabungan yang dipotong langsung dari gaji selama menjadi ASN.

“Saya pensiun Agustus tahun lalu dan punya tabungan Rp 13 juta, namun sampai hari ini uang itu belum diberikan oleh koperasi. Alasannya tar sok, tar sok aja (nanti besok, red) dan setiap saya datang ke koperasi hanya ada TKS (Tenaga Kerja Sukarela, red),” ujar salah satu anggota Koperasi Karya Praja Mukti, saat dihubungi Tangsel Pos, Rabu (8/9/2021) siang.

Dirinya sangat berharap, jika uang tabungannya bisa segera diberikan. Karena uang tabungan selama puluhan tahun menjadi pegawai akan digunakan untuk kebutuhan di masa pensiun.

“Ketuanya Pak Ramadani (Asda 1) dan Bendaharanya Pak Samsudin (purna ASN),” kata sumber anonim itu.

Senada disampaikan purna bakti lainnya yang juga meminta namanya untuk tidak dipublikasikan. Kata dia, semenjak pensiun Mei 2021 tidak pernah mendapat pemberitahuan soal tabungannya dari Koperasi KPM.

“Saya tidak tahu berapa jumlah tabungan saya, karena tidak diberi tahu. Saya harap hak saya bisa segera diberikan,” ujarnya.

Dirinya juga sempat menanyakan kepada sesama purna bakti yang menjadi anggota Koperasi KPM dan jawabannya sama, yakni tidak dibayarkan. Adapun yang sudah diberikan tabungannya jumlahnya tidak penuh alias diberikan sebagian dan itu biasanya hanya pegawai yang levelnya tinggi, seperti eselon II.

“Tabungan itu dipotong dari gaji Rp 70.000 per bulan, dipotong sejak saya diangkat menjadi PNS sampai pensiun. Saya tidak tahu berapa tabungan saya, karena tidak diberi tahu oleh pengurus,” pungkasnya, seraya menyebutkan Koperasi KPM sudah lama tidak menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT).

Sementara, saat Tangsel Pos mencoba mengonfirmasi masalah ini, staf di Koperasi KPM, Yanti meminta wartawan untuk langsung menanyakannya kepada Ketua, Ramadani atau Sekretaris, Samsudin.

“Kebetulan pak ketua dan pak sekretaris sedang ada kegiatan di luar, sedang ada MTQ. Nanti bisa langsung tanya ke beliau saja,” singkatnya.(rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya