oleh

Imlek di Tengah Pandemi, Dewan Pakar INTI: Warga Tionghoa Tunjukan Budaya Lama

SERPONG-Perayaan Imlek 2021 di tengah pandemi ini dinilai mampu mendongkrak budaya lama masyarakat Tionghoa. Dengan tetap berada di rumah, mereka akan lebih fokus merayakannya bersama keluarga.

Demikian diungkapkan Dewan Pakar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Azmi Abubakar. Dia menilai dengan adanya pembatasan perayaan Tahun Baru Imlek ini, masyarakat Tionghoa justru akan kembali menunjukan budaya-budaya lama yang selama ini ditinggalkan.

Pendiri Museum Pustaka Peranakan Tionghoa di Serpong ini menerangkan, budaya-budaya lama itu masih ada kaitannya dengan bakti seseorang kepada orang yang lebih tua. Salah satunya bakti anak kepada orangtua.

“Sebagai contoh, membasuh kaki orangtua yang sudah lama ditinggalkan, dan jarang terjadi di tahun tahun sebelum pandemi. Ini pastinya akan dilakukan lagi,” ujarnya.

Pria yang menjabat sebagai Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten ini menerangkan, adanya imbauan dari pemerintah tentang pembatasan perayaan Imlek ini, membuat warga Tionghoa akan lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga.

“Dengan banyaknya waktu luang bersama keluarga, dipercaya akan mempererat hubungan antar keluarga,” terang pria yang memiliki nama Tionghoa, Lim Se Ming ini.(dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya