oleh

Siswa MTsN 1 Tangsel Juara Kompetisi Robot

 

SERPONG-Para siswa MTsN 1 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meraih juara Madrasah Robotic Competition (MRC) yang diselenggarakan di Universitas Islam As-Syafi’iyah, Kota Bekasi. Ajang yang digelar pada 1 Oktober hingga 25 November 2020 itu diikuti sekitar 1.200 peserta.

Kompetisi kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana jika tahun sebelumnya hanya ada 2 kategiri, untuk 2020i ada 7 kategori. Ketujuh kategori yang dilombakan itu yakni, Maze Solving, IoT, Creative, Sumo Iot, ASV, Line Tracer Analog, dan Robot Under Water. Tim Robotik MTsN 1 Kota Tangsel mengikuti 3 kategori yaitu, Maze Solving, Creative, dan Internet Of Thing (IoT).

Selanjutkan diadakan babak penyisihan menjadi 30 besar. Di mana, Tim MTsN 1 Kota Tangsel dari 3 kategori lolos semuanya. Dari 30 besar ini diseleksi lagi melalui Video Confrence (VC) menjadi 9 besar finalis pada 14-15 Desember 2020.

Hasil pengumuman panitia pada 14 Januari 2021, Tim Robotik MTsN 1 Kota Tangsel lolos 2 kategori yaitu loT dan Maze Solving untuk mengikuti ke grand final sembilan besar yang diadakan padal 1-4 Februari 2021.

Dalam kompetisi tahun ini, Tim Robotik MTsN 1 Kota Tangsel akhirnya mendapat juara ke-1 Maze Solving dan juara ke-3 kategori loT. Untuk kategori Maze Solving diwakili Imran, siswa kelas 7 berhasil meraih juara 1. Pada kategori ini peserta lomba harus mampu memprogram robot untuk berjalanan di track garis warna hitam yang melewati rintangan-rintangan tertentu melewati tanjakan, turunan, terowongan, belokan dan harus finish di tempat yang telah ditentukan.

“Untuk memprogram robot bagi saya adalah suatu hal yang tidak sulit, karena sudah terbiasa, Ketika SD pun sudah banyak juara yang telah diraih baik tingkat nasional maupun internasional,” ucap Imran.

Untuk kategori project Internet Of Thing (IoT) diwakili Refa Nailatuddhuha dan Rildha Nurain Fitdya kelas 9, project yang dibuat adalah Aferla (Automatic Fire Extinguisher & Remote Lamp) atau bisa diartikan Pemadam Kebakaran Automatis dan Lampu Jarak Jauh.

Project ini dilatarbelakangi tingginya kebakaran di kota besar di Indonesia, yang kejadian terbaru adalah kebakaran Gedung Kejaksaan. Project ini dilengkapi oleh sensor Api IR Flame detector KY-026 yang di letakkan di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kebakaran.

Bila terjadi kebakaran maka sensor api akan mendeteksi dan secara automatis ada peringan dini melalui speaker dan pompa air secara automatis juga akan menyemprotkan cairan pemadam api. Di waktu yang bersamaan pemilik rumah mendapat notif pesan dari email bahwa telah terjadi kebakaran. Notif ini juga bisa dihubungkan ke Dinas Pemadam kebakaran.

Wakil Kepala MTsN 1 Kota Tangsel, Imam Sucipto menjelaskan, prestasi ini membuktikan bahwa adanya wabah Corona tidak menghalangi untuk berprestasi, sekaligus membuktikan bahwa MTsN 1 Kota Tangsel adalah salah satu madrasah yang mempunyai tradisi berprestasi baik nasional maupun Internasional.(irm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

Berita Lainnya