oleh

Begini Kondisi Rumah Nenek di Parigi Sebelum Ambruk

PONDOK AREN-Rumah Murtapiah (60), warga Jalan Pendidikan RT1/RW21 Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan ambruk diterpa hujan deras pada Senin (11/10) malam.

Di rumah itu, Murtapiah tinggal bersama anak, menantu, dan cucunya.
Selain diakibatkan dari hujan deras, rumah tersebut ambruk juga dikarenakan material bangunannya yang memang sudah termakan usia. Kondisi ini membuat rumah tak mampu menahan air hujan yang turun.

Murtapiah menyebut, kondisi rumahnya itu memang sudah hampir roboh. Bahkan atap di dapur dipasangi kayu penyangga sejak setahun lalu. Luas area yang ambruk itu diperkirakan mencapai 100 meter persegi.

“Sudah setahun lebih dipasangi kayu karena udah mau roboh. Tapi kemarin karena habis kena hujan, akhirnya roboh,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Urip Supriatna menuturkan, rumah runtuh di Pondok Aren itu diakibatkan cuaca yang ekstrem dan kondisi rumah sudah dimakan usia.

“Dikarenakan jumlah curah hujan yang tinggi dan kondisi rumah tua menyebabkan struktur langit-langit runtuh ke bawah dan menimpa barang-barang yang ada dibawahnya dan menyebabkan kerusakan pada rumah tersebut,” papar Urip.

Lanjut Urip, akibat dari musibah rumah runtuh tersebut 3 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 11 orang. “Korban jiwa nihil dan rumah rusak berat serta tidak bisa dihuni, beberapa barang rusak tertimpa reruntuhan. Total kerugian kurang lebih Rp 150 juta,” ungkapnya.(dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya