oleh

Angka Perceraian Tinggi, KUA Pamulang Lakukan Ini

PAMULANG-Sedikitnya 40 peserta atau 20 pasang calon pengantin mendapatkan bimbingan dari KUA Pamulang di Gedung Pelayanan Keagamaan Kota Tangsel, Jalan Siliwangi No 2 Pamulang pada 14-15 Juni.

Panitia acara Mirza Alwanda menjelaskan, pelaksanaan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin, sesuai dengan Peraturan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam tentang Kursus Calon Pengantin Nomor: DJ.II/491 tahun 2009. Maka, dengan melihat angka penceraian tinggi perlu dilakukan bimbingan kepada para calon pengantin yang akan menyelami bahtera kehidupan baru.

“Pentingnya bimbingan perkawinan ini karena terjadinya degradasi tingkat perceraian yang cukup tinggi. Maka sejak 2018 bimbingan perkawinan diefektifkan secara formal. Tentunya untuk menekan tingkat penceraian pada pengantin muda,” pesannya.

Kepala KUA Pamulang, Afkar Bakarudin menjelaskan, kegiatan Bimbingan Perkawinan bertujuan dalam rangka memberi pengetahuan kepada calon pengantin dalam mewujudkan kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

“Apa yang disampaikan pada kegiatan ini insya Allah akan menjadi bekal dalam mengarungi bahtera rumah tangga, sehingga ketika terjadi masalah, mereka dapat menyelesaikannya dengan sabar dan bijak,” terangnya.

Penghulu KUA Pamulang, Ahmad Syarif Hidayat menambahkan, kegiatan Bimbingan Perkawinan ini sangat penting bagi para calon pengantin dalam rangka menambah bekal pengetahuan sebelum berumahtangga, sehingga dapat meminimalisir tingginya angka perselisihan, perceraian, dan kekerasan dalam rumah tangga.

“Tentu salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan pemahaman calon pengantin tentang kehidupan rumah tangga atau keluarga,” tutupnya.(din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya