oleh

DPRD Tangsel Bentuk Pansus 4 Raperda

SETU-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel menyepakati empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk dilanjutkan terlebih dahulu pembahasannya. Dari empat itu, tiga Raperda usulan Pemkot, dan satu inisiatif dewan.

Adapun empat Raperda yang dilanjutkan itu yakni, Raperda Perubahan atas Perda Kota Tangsel Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perda Kota Tangsel, Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Raperda Pengelolaan Cagar Budaya, dan Raperda Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

Dengan dilanjutkannya pembahasan empat Raperda tersebut, DPRD Kota Tangsel pun langsung membentuk Panitia Khusus (Pansus), dalam paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Tangsel, Kecamatan Setu, Rabu (15/9).

Pansus Raperda Perubahan atas Perda Kota Tangsel Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perda Kota Tangsel, dipimpin Ledy MP Butar Butar, Aminudin sebagai Wakil Ketua, dan Yanto jadi Sekretaris Pansus.
Untuk Pansus Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah diketuai Paramitha Messayu, Sudiar sebagai Wakil Ketua, dan Zulfa Sangki Setiawati Sekretaris Pansus.

Sedangkan, Pansus Raperda Cagar Budaya dipimpin oleh Mulyana Anwar sebagai ketua, Alexander Prabu Wakil Ketua, dan Eva Puspita sebagai Sekretaris Pansus.

Sementara, Pansus tentang RPJMD 2021-2026 dipimpin oleh Muhamad Aziz, didampingi Edy Mamat sebagai Wakil Ketua, dan Drajat Sumarsono sebagai Sekretaris Pansus Raperda tentang RPJMD 2021-2026.

“Dari empat Raperda ini tiga usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, yaitu Perubahan atas Perda Kota Tangsel Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perda Kota Tangsel, Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah, dan Raperda RPJMD 2021-2026. Dan Raperda tentang Cagar Budaya merupakan insiatif DPRD. Alhamdullilah Pansusnya sudah terbentuk dan tinggal berjalan,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Mustopa.

Lanjut Mustopa, sesuai dengan aturan yang ada, Pansus memiliki waktu sampai dengan 1 tahun dalam pembahasannya. Apabila lebih dari 1 tahun tidak selesai, maka pembahasan Raperda dikembalikan kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bampeperda) DPRD Kota Tangsel.

“Terkecuali Pansus Raperda RPJMD. Ini harus bisa selesai secepatnya, bahkan kita targetkan Oktober ini sudah selesai. Karena ini kan terkait dengan acuan pembangunan di pemerintahan yang baru ini,” paparnya.

Mustopa juga mengatakan, Pansus nantinya bekerja untuk melakukan pendalaman terkait muatan-muatan yang terkonsep di dalam Raperda tersebut.

“Artinya, kerja-kerja Pansus ini memastikan setiap pasal yang ada di Raperda benar-benar menyatakan untuk kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara, Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menanggapi tiga Raperda usulan Pemkot Tangsel yang sudah lanjut ke tahap pembahasan Pansus, berharap pembahasan dapat memberikan masukan serta menyusun Raperda tersebut lebih sempurna.

“Tentu kami percaya Pansus akan melakukan pembahasan seluruhnya dengan baik, artinya sesuai dengan aturan yang ada agar semua Raperda ini ketika disahkan menjadi Perda menjadi regulasi yang sempurna untuk kemaslahatan masyarakat, dan juga demi pembanguan Tangsel lebih baik lagi ke depannya,” pungkasnya. (dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya