oleh

Optimalkan PPKM Mikro, Pemprov Bentuk Relawan Desa

SERANG-Sebanyak 1.238 tim Relawan Desa Lawan Covid-19 dibentuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Tim ini bertugas untuk mengoptimalkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Andika Hazrumy menjelaskan, kegiatan yang dilakukan Relawan Desa Lawan Covid-19 adalah meliputi Pendirian Pos Tim Relawan Desa Lawan Covid-19 di 1.024 desa, Pendirian Tempat Isolasi di 318 desa dan Sosialisasi Hidup Sehat/Lawan Covid-19 di 1.238 desa.

“Penanganan Covid-19 di Provinsi Banten mengacu tiga aspek prioritas sesuai arahan Presiden Joko Widodo, yaitu fokus pada penanganan kesehatan, program perlindungan sosial serta pemulihan ekonomi,” ungkap Andika, saat mengikuti Rapat Koordinasi Optimalisasi PPKM Mikro yang digelar Polda Banten, Kamis (18/2).

Data Dinas Kesehatan Provinsi Banten 17 Februari 2021, kata Andika, seluruh wilayah kabupaten/ kota se-Provinsi Banten keluar dari zona resiko tinggi penularan Covid-19. Sebelumnya Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan masuk kategori zona resiko tinggi. Dan saat ini, Kabupaten Tangerang sudah masuk zona resiko sedang (zona kuning).
Masih mengutip data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, lanjut Andika, kasus Konfirmasi sampai dengan 17 Februari 2021 di Provinsi Banten sebanyak 33.115 atau menurun dari data kasus konfirmasi pada 09 November 2020 sebanyak 10.105.

“Dimana positivity rate (kasus aktif) mencapai 9,3%, tingkat kesembuhan mencapai 87,9%, dan tingkat kematian sebesar 2,8%,” jelas Andika.

Wagub menerangkan, dalam aspek pemulihan ekonomi, kata Andika, Pemerintah Provinsi Banten mengajak seluruh stakeholder pembangunan untuk mengedepankan optimisme bahwa perekonomian Banten akan pulih seiring telah dilaksanakan vaksinasi Covid-19 di wilayah Provinsi Banten.

“Pemerintah Provinsi Banten mendorong daya beli masyarakat melalui dukungan kelancaran bansos dan kelancaran usaha UMKM. Selain itu, Pembangunan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah dengan pola padat karya untuk mengurangi kesenjangan pembangunan dan optimalisasi pertanian dan UMKM sebagai katup pengaman perekonomian,” tutur Andika.

Sementara, Kapolda Banten, Irjen Rudy Heryanto mengatakan, rakor digelar dalam rangka tugas Polri membantu penanganan pandemi Covid-19, dimana terakhir pemerintah pusat memerintahkan untuk menggelar PPKM Mikro.

“Dalam hal ini kami di Polda Banten sudah menyiapkan semua personil termasuk Bhabinkamtibmas, Babinsa untuk standby di pos-pos PPKM yang didirikan pemerintah daerah bersama kami. Semua layanan terkait penanganan Pandemi Covid-19 ada di situ,” paparnya.(yul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya