oleh

Longsor Kranggan Pilar : Kita Akan Sewakan Rumah

 

SETU– Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan merelokasi warga Kampung Kranggan RT.010/ RW.004 Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu yang terdampak longsor serta yang tinggal dibawah lereng dengan menyewakan rumah tanpa tenggat waktu. Hal itu diungkapkan Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat mengunjungi dua rumah yang terkena longsor di Kampung Kranggan, Kecamatan Setu, Rabu (19/05).
”Langkah awal kita, menyelamatkan warga yang tinggal dan terdampak dekat lokasi longsor. Mereka akan direlokasi ke tempat yang lebih aman dengan disewakan rumah tanpa tenggat waktu,” katanya saat melakukan peninjauan dua titik bersama lokasi terjadinya longsor yang mengakibatkan dua rumah milik warga rusak berat dan satu rumah rusak ringan bersama Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel , Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Setelah itu, sambungnya, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan BPPT untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah topografi, dan struktur tanah di wilayah tersebut. ”Pasalnya, kondisi tanah yang cukup basah ini ditumbuhi berbagai pohon besar termasuk tanaman bambu yang menyimpan cukup banyak air sehingga berpotensi membuat tanah longsor dan mengancam keselamatan warga,”singkatnya.
Sekedar diketahui, intensitas curah hujan tinggi pada Senin malam (17/5) menyebabkan terjadi pergerakan tanah hingga longsor, Selasa pagi (18/5), dengan ketinggian 15 meter, lebar 13,5 meter dengan kemiringan 35°. Kemudian, disusul longsor kembali pada Selasa sore (18/5) maju 10 meter dari lokasi sebelumnya, dengan ketinggian 15 meter, Lebar 13,5 meter dengan kemiringan 35°.akibatnya satu rumah rusak ringan milik Ibu Karwati, dua rumah rusak berat milik bapak maulana dan Ibu Nani dan satu rumah tak berpenghuni (kosong) rusak berat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor ini, namun sebanyak 12 orang sudah mengungsi. BPBD Tangerang Selatan beserta Komunitas Siaga Bencana serta pengurus wilayah setempat juga sudah menangani dengan membersihkan puing longsoran, evakuasi barang – barang korban ,melakukan penelusuran dan monitoring lokasi.
Terpisah, Plt Sekretaris Disperkimta Yulia Rahmawati mengatakan untuk rumah yang rusak, perbaikannya akan dilakukan dengan berkordinasi dengan dinas terkait. “Kita inventarisir kerusakan rumahnya. Sambil menunggu kajian topografi serta penanganan yang diperlukan di kawasan tersebut apa saja,” tukasnya.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya