oleh

Warga Cijaku Lebak Keracunan Makanan Hajatan

 

LEBAK – Sedikitnya 70 orang warga Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak dilaporkan dalam penangan medis di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) akibat mengalami muntah-muntah, pusing dan diare. Mereka, diduga keracunan makan pasca memakan nasi kotak pada sebuah acara syukuran di wilayah setempat.

Dari sejumlah video yang diterima SatelitNews (Tangsel Pos Group) nampak di setiap ruangan di Puskesmas Cijaku dipenuhi oleh warga yang sedang mendapat penanganan medis.

Mereka, berbaring dan tak berdaya setelah mengeluh pusing, muntah dan diare. Diduga kondisi yang dialami puluhan orang tersebut setelah menyantap makanan dari nasi kotak yang didapat usai menghadiri acara syukuran.

“Mulai datang mengeluh itu sehabis salat Jumat, terus makin banyak. Ya sampai semalam ada 70 orang yang sudah ditangani diantaranya 16 orang rawat jalan dan 54 orang rawat inap. Terdiri dari 4 balita dan remaja lalu 66 pasien dewasa,” kata Kepala Puskesmas Cijaku, Susilo saat hubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (22/1/2022).

“Sejauh ini tidak ada pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit. Dan mudah-mudahan bisa ditangani tim kami,” timpalnya.

Puluhan warga yang diduga keracunan makanan, kata Susilo, sampel beberapa jenis makanan yang dimakan puluhan warga di Cijaku, Kabupaten Lebak hingga diduga menyebabkan keracunan dibawa petugas ke laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) untuk diperiksa.

Keracunan massal terjadi di Desa Cijaku, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Jumat, 21 Januari 2022, dibenarkan Camat Cijaku Ali.

Kata Ali puluhan orang yang berasal dari satu Kampung Sukamaju itu diduga keracunan makanan selepas menghadiri syukuran, Kamis, 20 Januari 2022 sekitar pukul 17.00 WIB sore.

“Iya kabarnya keracunan makanan tapi masih ditangani oleh pihak Puskesmas,”kata singkatnya. (BNN/AY)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya