oleh

Pagu Anggaran Rp 11,6 M, Masyarakat Setu Banyak Usulan di Musrenbang

SETU-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Setu banjir usulan warga. Pada Musrenbang yang digelar daring, Kamis (25/2) itu, terungkap pagu anggaran Kecamatan Setu Rp 11,6 miliar.

Camat Setu, Hamdani menjelaskan, dari pagu Rp 11,6 miliar ini terdiri dari pagu dari masing-masing kelurahan seperti Kelurahan Kademangan Rp 2,2 miliar, Bakti Jaya Rp 1,9 miliar, Setu Rp 2,0 miliar Keranggan Rp 1,8 miliar,  Babakan Rp 1,8 miliar dan Muncul Rp 1,7 miliar.

Sementara itu dari kecamatan sendiri menambahkan pagu indikatif kepada setiap kelurahan. “Besarannya Rp 500 juta, besaran ini untuk fokus pada pemberdayaan masyarakat,” ujar Hamdani.

Sementara, untuk usulan baik F1 dan F2 masing-masing 20 usulan yang disodorkan dari masing-amsing kelurahan. Misalnya F1 Kelurahan Muncul ada peningkatan turap, peningkatan drainase u-dhit, pelatihan jurnalistik, dan hydroponik, penerangan jalan umum, serta bantuan untuk ternak ikan air tawar. Jadi baik pembangunan fisik dan pelatihan keterampilan masing-masing menjadi prirotias.

Sementara, usulan F1 Kelurahan Keranggan, seperti jembatan, pembanguan saluran air, pembangunan hotmix, penurapan semua kelompok sarana dan prasarana. Pada aspek kesehatan seperti pembinaan pokja kelurahan sehat, dan yang lainnya.

Ada juga pada usulan bidang pendidikan seperti, pembangunan kantin sekolah, pembangunan ruang UKS. Serta pemberdayaan pelatihan sablon digital dan pengadaan alat potong rumput.

“Jadi usulan yang menjadi prioritas diajukan baik untuk fisik, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan. Mana yang lebih mendesak akan menjadi prioritas. Jika tidak mencukupi, maka diusulkan di F2,” beber Hamdani.

Dia menjelaskan, bahwa realisasi pembangunan di 2020, banyak titik di antaranya pembangunan turab di Sarimulya, pembangunan hotmix di Setu, normalisasi drainase di Kelurahan Kademangan, lalu pembangunan turap di Cipeucang. Untuk di Kelurahan Bakti Jaya, turap saluran air perumahan, perbaikan saluran air, dan pengerjaan jembatan.

Kendati melalui virtual, para peserta baik dari seluruh kelurahan dan perwakilan tokoh masyarakat, para RT dan RW serta dewan dapil Setu mengikuti dengan seksama hingga selesai. Musrenbang ini juga diikuti Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie.(din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya