oleh

Sudah Tempuh Perizinan, Satpol PP Pandeglang Buka Segel Tambak Udang

PANDEGLANG – Satpol PP Kabupaten Pandeglang, akhirnya membuka segel tambak udang milik CV. Mitra Abyakta Wisesa yang berlokasi di Jalan Raya Citeureup, Kampung Ciheru, Desa Mekarjaya, Kecamatan Panimbang.

Perusahaan tersebut disegel pada 25 Juni 2021 lalu dan sejak 22 November 2021 oleh Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang dinyatakan legal untuk melakukan aktivitas usaha dengan catatan memenuhi ketentuan yang sudah ditetapkan.

Kepala Satpol PP Pandeglang, Entus Bakti mengatakan, sebelumnya tambak udang milik CV. Mitra Abyakta Wisesa tidak mengantongi izin dan setelah dilakukan peringatan sebanyak tiga kali akhirnya dilakukan upaya penyegelan. Selama masa penyegelan, pihak perusahaan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menempuh seluruh perizinan supaya usahanya legal.

“Juni lalu tambak ini kami tutup dan tak ada operasi lagi usai ditutup. Alhamdulillah pengusahanya mau mengurus izin, mengikuti prosedur dan rekomendasi dari pemerintah daerah. Setelah izin terbit dari DPMPTSP Pandeglang, hari ini segelnya kami buka kembali berikut dengan berita acara pembukaan penutupan (segel, red),” ujar Entus Bakti, saat menyerahkan berita acara dan pembukaan segel di tambak udang tersebut, Kamis (25/11/2021) siang.

Dikatakannya, setelah izin diterima melalui legalitas usaha dengan Nomor Induk Berusaha (NIB): 0229012100023 dan Sertifikat Standar (SS) Nomor: 02290121000230001, maka CV. Mitra Abyakta Wisesa bisa melakukan aktivitas usahanya. Bahkan, pihak perusahaan juga sudah berkomitmen untuk melakukan perubahan lokasi karena bangunan tambak undang yang saat ini berdiri bersinggungan dengan garis sepadan pantai

“Kami menyampaikan apresiasi kepada CV. Mitra Abyakta Wisesa yang sudah menempuh seluruh perizinan dan mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan. Kami harap ini bisa menjadi contoh bagi pengusaha lainnya yang akan berinvestasi untuk terlebih dahulu menempuh perizinan sebelum melakukan aktivitas usahanya,” beber dia.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dengan segala keterbatasan yang dihadapi, tentunya sangat membutuhkan peran swasta untuk berinvestasi. Menurutnya, saat ini seluruh perizinan usaha sudah sangat mudah, karena berbasis online serta adanya Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menjadi tempat integrasi pelayanan.

“Akses pembuatan izin sudah sangat mudah, apalagi sudah ada Mal Pelayanan Publik di Pandeglang. Pemerintah daerah sangat terbuka bagi siapa pun yang mau berinvestasi, selama ketentuan dan aturannya diikuti,” tandasnya.

Sementara, Set Manager CV. Mitra Abyakta Wisesa, Sigit Adi N menyampaikan, terima kasih kepada Pemkab Pandeglang yang sudah memberikan izin dan dapat beroperasi kembali usaha tambak udangnya. Dirinya mengaku, sejak awal mendirikan usaha tambak udang kurang melakukan komunikasi, sehingga proses perizinan terhambat.

“Akhirnya setelah kami melakukan pembahasan dengan Pemkab Pandeglang, kami sepakat mengikuti dan melaksanakan semua aturan yang berlaku seperti harus merubah sepadan pantai, badan jalan dan sepadan sungai,” katanya.

Pihaknya berjanji akan mengubah lokasi tambak agar tidak bersinggungan dengan garis sepadan pantai. Rencananya pekan depan sudah mulai dilakukan relokasi kolam tambak dan kemungkinan sekitar empat bulan sudah mulai dilakukan budidaya udang.

“Nanti ada penyesuaian beberapa kolam yang titiknya bersinggungan dengan garis sepadan pantai. Prosesnya juga akan diawasi oleh dinas teknis dan kami berkomitmen untuk mematuhi semua ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Pemkab Pandeglang,” kata Sigit.(rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya