oleh

Tugu Pamulang Mangkrak, Anggota DPRD Banten Sebut Penyebabnya

PAMULANG-Pemprov Banten berencana merevitalisasi Tugu Pamulang di bundaran Pamulang, Jalan Siliwang pada pertengahan April. Namun, sampai saat ini, wacana tersebut belum terealisasi.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Banten, Maretta Dian Arthanti menyatakan, pembangunan Tugu Pamulang kurang koordinasi antara Pemprov Banten yang memiliki kewenangan dan Pemkot Tangsel yang merasa tidak dilibatkan dalam pembangunan. Jadi, hasilnya mengejutkan seperti itu.

’’Awalnya, Pemprov Banten sempat membela diri dan mengklarifikasi bahwa sudah dikomunikasikan. Lalu, viral, diklarifikasi lagi bahwa masih ada perbaikan atau penyempurnaan lagi. Akhirnya, masalah Tugu Pamulang ini agak tersendat karena kondisi pandemi,’’ ungkapnya.

Maretta menyayangkan kondisi Tugu Pamulang saat ini. Menurut dia, pembangunan tugu seperti itu menunjukkan tidak adanya koordinasi yang tepat dalam pembangunan.

’’Saya sih sebenarnya menyayangkan. Sebenarnya, kata koordinasi itu indah banget diucapkan. Tapi, tampaknya, koordinasi provinsi dengan Kota Tangsel  tampak kurang. Buktinya Tugu Pamulang. Maksudnya terlunta-lunta, sampai sekarang kurang membanggakan,’’ ujarnya.

Dia menyampaikan, Tugu Pamulang tidak perlu dibongkar, tetapi desainnya disempurnakan lagi. Sebab, bila tugu tersebut dibongkar, anggaran yang sudah digunakan untuk pembangunan selama ini sia-sia.

’’Kalau akhirnya itu dibongkar lagi, enggak mungkin lah dapat gedung hanya dengan alokasi anggaran Rp 200 juta. Desainnya kan bisa disempurnakan lagi,” tukasnya.(irm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya