oleh

Majelis Ta’lim Nurul Iman Santuni Yatim

PAMULANG-Sekitar 32 anak yatim mendapatkan santunan dari Majelis Ta’lim Nurul Iman pimpinan KH Hasan Mustofi dan Hj. Robi’atul Adawiyyah. Berlangsung, Sabtu (28/8) di Jalan Kayu Putih, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KH Hasan Mustofi menyampaikan, menyantuni yatim digelar secara rutin setiap tiga bulan sekali. Menyantuni yatim merupakan sunnah yang selalu dilakukan oleh baginda Nabi Muhammad SAW. Dari 32 anak yatim berasal dari lingkungan majelis talim dan Pondok Pesantren Nur Madinah.

“Santunan tidak hanya pada sisi materi. Tetapi juga spirit, bagaimana mengarahkan mereka menuju kedewasaan yang sempurna. Sebagai muslim, itu yang disebut dengan ungkapan Nabi Muhammad SAW usaplah kepala anak yatim. Maka jika kita takwilkan bahwa itu sikap kasih sayang yang bisa mengarahkan kedewasaan anak yatim yang sempurna,” ucapnya.

Dirinya berharap, mereka yang saat ini dalam keadaan yatim kelak menjadi orang yang selalu bertaqwa kepada Allah SWT, menjadi orang hebat yang bisa membawa bangsa dan negara Indonesia di masa depan.

Santunan ini bagian dari berbagi kepada orang lain. Dengan berbagi rizki, maka bukannya berkurang, namun akan semakin bertambah. Santunan ini bukan bertujuan untuk mengarahkan dalam aspek materi, tapi bagaimana turut membina dan mengarahkan mereka akan akhlaknya.

Usai mendapatkan santunan, anak-anak terlihat sangat bergembira dan turut mendengarkan tausyiah dari Ustad H Sofyan Mastas. “Bahkan Nabi Muhammad SAW menerangkan, bagi orang yang menyantuni anak yatim akan disediakan syurga bagaikan jari yang selalu berdampingan,” ujar Ustad Sofyan.

Dia juga mengajak agar selalu memagang prinsip sebagai orang yang dermawan. Sebab Nabi Muhammad sangat cinta kepada orang yang dermawan. Saling tolong menolong kepada orang lain.

Koordinator anak yatim di Pondok Pesantren Nur Madinah, Uyun Nadiroh, yang juga anak kedua dari KH Hasan Mustofi mengarahkan anak-anak untuk menikmati tumpeng, dan ramah tamah. Suasana sangat khidmat dan membaur kekeluargaan membuat sejuk dan damai.(din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya