oleh

Perusahaan Ini Ingatkan Pentingnya Donor Plasma Konvalesen

JAKARTA-PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk dan bagian dari Astra Financial, turut ambil bagian untuk dapat berkontribusi dalam penanganan Covid-19. FIFGROUP melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), menggelar Webinar: Sharing Session Donor Darah Plasma Konvalesen pada Kamis (26/8).

Webinar ini diselenggarakan dengan berkolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI). Acara yang dihadiri oleh lebih dari 725 peserta ini dibuka oleh Yulian Warman, Chief of Corporate Communication & CSR FIFGROUP.

Dalam sambutannya, Yulian menyampaikan bahwa sebagian besar peserta yang hadir pada webinar ini adalah penyintas Covid-19, di mana masih terdapat keraguan untuk dapat mendonorkan plasma konvalesennya.

“Adapun tujuan dari webinar ini adalah untuk memperluas wawasan dan pengetahuan peserta mengenai bila jadi pendonor plasma konvalesen. Selain itu, kami juga berharap peserta yang hadir dan memenuhi persyaratan untuk mendonorkan plasmanya, semakin yakin dan memahami bahwa setetes darah anda selamatkan nyawa mereka yang masih berjuang melawan Covid-19,” ujar Yulian.

“Seperti yang kita ketahui, dalam situasi pandemi Covid-19, donor plasma konvalesen menjadi salah satu alternatif dalam rangka memberi antibodi virus SARS-CoV-2 kepada pasien terinfeksi. Namun, supaya donor plasma ini maksimal, terdapat kondisi atau kriteria tertentu yang harus diperhatikan,” tambahnya.

Hadir sebagai pembicara adalah Dr. dr. Ria Syafitri, E.G, M. Biomed selaku Kepala Unit Donor Darah Pusat Palang Merah Indonesia (UDDP PMI) dan dr. Lilis Wijayanti selaku Kepala Bidang (Kabid) Rekrutmen Donor.

Dr. dr. Ria Syafitri menyampaikan materi terkait peran PMI dan penanganan serta treatment donor darah dan plasma selama masa pandemi. Beliau mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah membawa dampak yang cukup signifikan terhadap pelayanan darah di UDD PMI, antara lain pembatalan kegiatan donor darah yang berujung pada penurunan jumlah persediaan darah (turun 60% – 70% di minggu 1 & 2 saat ). Ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, antara lain karena masyarakat takut berdonor darah.

“Jangan takut datang ke PMI untuk mendonorkan darah dan donor darah plasma konvalesennya, karena kami menjalankan protokol dengan sangat ketat. Terlebih di masa pandemi, permintaan darah tetap, namun pendonor sangat jauh berkurang. Selama memenuhi persyaratan untuk memberikan donor, maka silahkan datang ke UDD terdekat di kota anda,” tutur Dr. dr. Ria Syafitri.

Materi terkait detail persyaratan donor darah dan donor darah plasma disampaikan oleh dr. Lilis Wijayanti. Persyaratannya antara lain sembuh dari Covid-19 (Swab RT-PCR positif & surat sembuh), tidak memiliki gejala Covid-19 dalam 14 hari sebelum donor, berusia 18-60 tahun dengan berat badan minimal 55 kg, laki-laki dan atau perempuan (belum pernah hamil), tidak memiliki riwayat transfusi selama 1 tahun terakhir, tidak memiliki penyakit penyerta bersifat kronis.

Pendonor darah plasma disarankan untuk melakukan donor maksimum tiga kali, kecuali bila masih memenuhi persyaratan sesudah donor ketiga.

Dalam webinar ini, FIFGROUP juga menghadirkan salah satu karyawan bernama Ahmad Khotib Syaroni yang telah menjadi donor plasma konvalesen untuk berbagi cerita kepada seluruh peserta dan turut meyakinkan peserta lain yang memenuhi persyaratan untuk dapat mendonorkan darah dan donor darah plasmanya.(rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya