oleh

Dinkes Tangsel Jadikan Door to Door Jurus Jitu Genjot Capaian Vaksinasi

SERPONG-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menggenjot capaian angka vaksinasi guna menyudahi masa pandemi Covid-19 di wilayahnya. Berbagai cara telah dilakukan, salah satunya yaitu dengan pelayanan sistem door to door atau langsung menghampiri masyarakat yang hendak divaksin.

“Kita lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Tentunya dengan base on data dari RT, RW, by name itu terus kita kejar. Jadi masyarakat di mana, kita akan kejar untuk vaksin dengan sistem door to door ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar saat diwawancarai awak media, Jumat (26/11/2021).

Selain dengan sistem jemput bola, Allin mengatakan, bahwa pihaknya kini juga masih menyiapkan sejumlah fasilitas bagi masyarakat dalam hal penyuntikan vaksin Covid-19. Berbagai sentra vaksinasi, kata Allin, kini masih berdiri hampir di seluruh wilayah Tangsel dan akan terus melayani masyarakat.

“Jadi pelayanan tetap kita buka, seperti pada sentra vaksin di Teras Kota, Bintaro Plaza kita juga terus buka untuk melayani masyarakat yang butuh vaksin. Baik jenis sinovac, pfizer, maupun astra zeneca. Itu tiga jenis vaksin ada di sana semua. Selain itu di Puskesmas juga masih kita buka, termasuk pelayanan on the spot di RW juga masih,” paparnya.

Atas hal itu, capaian angka vaksinasi di Tangsel ini sudah mencapai angka yang cukup tinggi. Menurut catatan Dinkes, masyarakat yang telah menjalani vaksinasi tahap pertama, kini sudah mencapai sebanyak 886.660 atau setara dengan 82,6 persen.

Untuk tahap kedua, telah mencapai 65,1 persen atau setara dengan sebanyak 698.488 orang. Atas hal itu, Allin pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlena dan tetap waspada akan ancaman Covid-19. Cara yang paling ampuh, menurutnya, dengan menjalani vaksinasi.

“Vaksinasi ini adalah sesuatu yang penting. Kondisi (pandemi) ini tetap harus kita waspadai. Bagaimana vaksinasi adalah juga merupakan salah satu upaya supaya Covid-19 ini bisa terus terkendali. Selain itu tentunya deteksi dengan testing dan tracing terus dilakukan, kemudian juga prokes tetap dijalankan, rumah sakit juga tetap harus bersiap siaga selalu. Vaksinasi harus kita kejar terus,” pungkasnya.(adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya