Marc Marquez Penasaran Rahasia Sukses Ducati

SPANYOL - Pembalap MotoGP, Marc Marquez bakal mendapatkan gambaran mengapa Ducati begitu mendominasi pada tes pascamusim.
The Baby Alien, julukan Marc Marquez, akan menjajal motor yang diberi nama GP25 itu sehari setelah musim berakhir.
Itu akan jadi pertama kalinya pebalap asal Spanyol itu merasakan warna merah dan dikelilingi lebih banyak teknisi di sekitarnya.
Menurut Marquez, bekerja bersama tim pabrikan seperti Ducati akan selalu mengejutkan. “Ada begitu banyak orang baru yang harus ditemui di hari pertama kerja,” kata Marquez, dilansir dari Motorsport, Sabtu (7/12/2024).
Namun, dari semua hal itu, Marquez mengaku, sangat menyukai metodenya. Dia mulai mengerti mengapa Ducati bisa “datang” untuk memenangkan segalanya.
Marquez telah bertarung melawan Ducati selama bertahun-tahun, dan mereka membuat motor yang luar biasa. “Gigi Dall’Igna bertanggung jawab, tapi ada banyak orang di belakang yang bekerja. Sebagai sebuah tim, ini luar biasa,” pujinya.
Sebelum menjajal motor, Marquez telah lebih dulu diberi kesempatan untuk melakukan tur di Borgo Panigale pekan ini. Itu merupakan pertama kalinya dia mengunjungi markas besar Ducati.
“Saya sudah berada di sana tahun lalu, karena tahun ini saya mendapat dukungan besar dari Ducati,” katanya.
Musim depan, juara dunia delapan kali di berbagai kelas balap motor dunia itu akan jadi rekan setim Francesco Bagnaia. Sebelumnya, Marquez kerap dianggap “menghancurkan” rekan setimnya.
Namun untuk Bagnaia, dia disebut akan menemukan proposisi yang sangat berbeda dari sebelumnya. Mereka berdua memiliki mesin yang sama.
Motor terbaik di MotoGP, masing-masing dari mereka masing menginginkan gelar juara untuk diri sendiri. Karena mereka tahu, sang juara baru, Jorge Martin, harus beradaptasi dengan motor Aprilia.
“Kualitas yang saya miliki sudah ada, namun saya harus beradaptasi dengan cepat dengan tim baru ini,” katanya.
Marquez bilang, jika Bagnaia tidak menang, maka dia akan menang. Sebaliknya, jika dia tidak menang, maka Bagnaia yang akan menang.
Karena pada akhirnya, hal itulah yang dicari Bagnaia. Pada akhirnya, yang penting adalah pulang dengan membawa gelar juara.
“Logikanya, seperti yang sudah saya katakan, referensi pertama di dalam garasi Ducati adalah Bagnaia,” ucapnya.
Dia beralasan, karena pebalap yang karib disapa Pecco itu sudah berada di Ducati selama beberapa tahun. Serta telah memenangkan banyak hal. akanya, dia dan Bagnaia akan mencoba memberikan 100 persen.
“Saya harus terbiasa dengan metode kerja baru tim pabrikan dan memberikan 100 persen,” tutupnya.
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu