TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Presiden Prabowo: Pimpinan BUMN yang Dulu Jangan Enak-Enak Kau, Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan

Reporter & Editor : AY
Senin, 02 Februari 2026 | 12:43 WIB
Presiden Prabowo saat sambutan pada acara taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat. Foto : Ist
Presiden Prabowo saat sambutan pada acara taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat. Foto : Ist

BOGOR - Presiden Prabowo Subianto mengirimkan pesan untuk pejabat negara yang melakukan tindak pidana korupsi. Pesan ini juga dikirim untuk pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menggerogoti uang negara. 

 

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Awalnya, Prabowo bicara mengenai pembentukan Danantara. Prabowo mengatakan, lahirnya Danantara untuk menyelamatkan kekayaan negara. 

 

Prabowo menyebutkan, nilai kekayaan negara yang dikelola BUMN nilainya hampir USD 1 triliun. Sebelum ada Danantara, kekayaan itu dikelola oleh seribu lebih perusahaan BUMN. 

 

“Bayangkan siapa yang bisa manage seribu perusahaan? Ini akal-akalan,” ucapnya.

 

Nada bicara Prabowo mulai meninggi. Prabowo mengirim pesan untuk pihak-pihak yang mengakali kekayaan negara di perusahaan BUMN. Prabowo mengancam bakal menindak tegas. 

 

“Saya katakan, pimpinan BUMN yang dulu harus tanggung jawab, jangan enak-enak kau. Siap-siap kau dipanggil Kejaksaan,” tegas Prabowo.

 

Mantan Menteri Pertahanan ini memastikan tidak akan main-main dalam penegakan hukum. Ketegasan tidak hanya di atas panggung saja.

 

“Kan mereka ngejek, Prabowo hanya bisa ngomong di podium saja. Oh ya? Tunggu saja panggilan. Lu jangan nantang gue,” kata Prabowo disambut tepuk tangan.

 

Presiden mengajak semua pihak menghentikan perilaku korup. Prabowo berpesan agar pejabat negara ingat keluarga untuk menjauhi godaan korupsi.

 

“Saya paling kasihan kalau saya lihat tokoh atau kawan diborgol, pakao baju oranye, kasihan anak istrinya, sudahlah,” pesannya.

Menurut Prabowo, lebih baik mengisi hidup dengan kebaikan. Agar sisa hidup lebih berarti bagi banyak orang. Prabowo pun berseloroh mengenai kematian. 

 

“Sudahlah, kita semua sebentar lagi dipanggil. Kalau dipanggil enggak sesuai nomor urut, senioritas. Belum tentu aku duluan. Bisa-bisa yang muda-muda. Jadi lebih baik berbuat kebaikan, lebih mulia,” tutup Prabowo.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit