TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Herdman Diminta Tak Ubah Racikan 3-4-3 Saat Hadapi Thailand

Reporter & Editor : AY
Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:16 WIB
Pasukan timnas asuhan John Herdman. Foto : Ist
Pasukan timnas asuhan John Herdman. Foto : Ist

JAKARTA — Timnas Indonesia dinilai tak perlu melakukan banyak perubahan saat menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB.


Mantan pemain dan pelatih klub Liga Indonesia, Aris Budi Sulistyo, menilai skema 3-4-3 yang diterapkan pelatih John Herdman sudah menunjukkan perkembangan positif. Formasi tersebut dianggap layak kembali menjadi pilihan utama menghadapi Thailand.


Indonesia melangkah ke final sebagai juara Grup A dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Skuad Garuda berada di posisi teratas setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia yang mengoleksi poin sama.


Sementara itu, Thailand menjadi juara Grup B dengan enam poin. Tim Gajah Perang mengungguli Vietnam yang memiliki nilai sama berkat keunggulan head to head dan selisih gol.


Menurut Aris, salah satu kekuatan Indonesia terletak pada konsistensi penggunaan tiga bek. Saat membantai Bangladesh 9-2 pada laga terakhir fase grup, Herdman menurunkan Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner sebagai trio di lini belakang.


“Kalau menurut saya, yang paling ideal adalah tetap dengan formasi 3-4-3. Trio Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Hubner di belakang cukup solid dan membuat saya terkesan,” tutur Aris Budi Sulistyo.


Dalam skema tersebut, Kevin Diks dapat menjalankan peran di sisi kanan, sedangkan Calvin Verdonk mengisi sektor kiri. Posisi penjaga gawang juga dinilai cukup aman dengan adanya Maarten Paes dan Emil Audero sebagai pilihan.


Di lini tengah, Joey Pelupessy menjadi salah satu pemain yang sulit digeser. Ia berpeluang kembali berduet dengan Thom Haye yang sudah terbebas dari hukuman skorsing setelah mendapat kartu merah ketika menghadapi Singapura.


Meski menilai pertahanan Indonesia semakin solid, Aris mengingatkan masih ada sejumlah hal yang harus diperbaiki, khususnya dalam mengantisipasi pergerakan Elkan Baggott.


“Ada beberapa kali ada kesalahan, Baggott masih perlu mengasah kemampuan. Gol-gol balasan Bangladesh saya lihat ada pengaruh dari kelemahan Elkan, karena sering naik ke atas,” ungkap mantan pelatih Persik Kediri dan Persis Solo tersebut.

 

Foto : Ist


Selain pertahanan, Aris melihat peningkatan signifikan pada sektor penyerangan. Setelah hanya mampu mencetak dua gol ketika menghadapi Singapura dan gagal mencetak gol melawan Malaysia, lini depan Indonesia tampil jauh lebih agresif saat berhadapan dengan Bangladesh.


Secara keseluruhan, Indonesia mencetak 11 gol sepanjang fase grup. Sebanyak sembilan gol di antaranya lahir dari pemain depan.


Mitchell Baker menjadi pemain paling produktif dengan torehan lima gol. Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, dan Luke Vickery masing-masing menyumbangkan satu gol. Sementara tiga gol lainnya dicetak pemain belakang, yakni Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Kevin Diks.


Kehadiran Baker membuat opsi di lini depan Indonesia semakin beragam. Aris menilai skuad Garuda kini tidak lagi bergantung kepada Ole Romeny sebagai satu-satunya tumpuan di lini serang.

 

Bomber timnas Mitchell Baker dan pelatih John Herdman. Foto : Ist


“Lini depan Timnas Indonesia punya banyak opsi dengan keberadaan Mitchell Baker. Sekarang tidak hanya terlalu mengandalkan Ole Romeny sebagai ujung tombak. Sementara Vickery bisa menambah daya gedor sebagai penyerang sayap yang punya mobilitas tinggi,” jelas Aris.


Dengan performa yang terus meningkat sepanjang turnamen, Aris berharap Herdman mempertahankan formula yang sudah teruji dan hanya melakukan penyesuaian pada titik-titik yang masih menjadi kelemahan.


Laga melawan Thailand menjadi ujian terbesar bagi Indonesia untuk membuktikan kematangan taktik sekaligus mengakhiri turnamen dengan gelar juara.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit