TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Digerus Longsor, Akses Utama Menuju Kecamatan Bojong Putus

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:00 WIB
PUTUS TOTAL. Kondisi jalan menuju Kecamatan Bojong tepatnya di Sawah Lega, Desa Geredug, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, putus total sepanjang 50 meter, Senin (5/10). (ISTIMEWA)
PUTUS TOTAL. Kondisi jalan menuju Kecamatan Bojong tepatnya di Sawah Lega, Desa Geredug, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, putus total sepanjang 50 meter, Senin (5/10). (ISTIMEWA)

PANDEGLANG - Dampak tergerus longsor, akses jalan utama menuju kantor kecamatan tepatnya di Sawah Lega, Desa Geredug, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, putus total sepanjang 50 meter. Akibatnya, akses untuk beraktivitas warga harus memutar arah menuju wilayah Desa Sodong, Kecamatan Saketi.

 

Salah seorang warga, Basir mengungkapkan, putus totalnya akses jalan menuju Kecamatan Bojong tersebut akibat Tembok Penahan Tanah (TPT)-nya ambruk terhantam air.

 

“Kejadiannya itu kemarin subuh (Minggu, 4/10). Jadi TPT-nya ambruk tak kuat menahan air, akibatnya terjadi longsor hingga membuat akses jalan ke Kecamatan Bojong putus total,” kata Basri, Senin (5/10).

 

Akibat akses jalan putus kata dia, kini aktivitas warga terganggu, dan harus memilih akses yang lebih jauh dari biasanya. “Kami beraktivitas harus memutar arah menuju wilayah Desa Sodong, Kecamatan Saketi,” keluhnya.

 

Maka dari itu warga sangat berharap, kondisi itu segera mendapatkan penanganan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang. “Mudah-mudahan cepat dibangun kembali, karena jalan ini sangat penting untuk kami melakukan aktivitas,” harapannya.

 

Camat Bojong, Furkon membenarkan, akses jalan menuju Kecamatan Bojong putus. Dan itu kata dia, status jalan kabupaten.

 

“Ya benar, menghubungkan antara Kecamatan Bojong dengan Kecamatan Saketi. Yang mengalami putus kurang lebih sepanjang 50 meter karena longsor,” kata Furkon.

 

Dalam musibah putusnya jalan tersebut tidak ada korban jiwa, karena kejadiannya waktu subuh. Katanya, penyebab putusnya jalan karena adanya tumpahan air irigasi yang mengalami kebocoran.

 

“Jadi, kejadian hari Minggu, subuh. Itu kayaknya air irigasi masuk ke situ, bocor lama-lama tanah badan jalan kebawa arus,” katanya.

 

Badan jalan yang mengalami putus kurang lebih sepanjang 50 meter. Merupakan akses utama dari Desa Geredug menuju Kecamatan Bojong.

 

“Itu merupakan jalan utama, satu-satunya. Untuk akses menuju sekolah dan kantor kecamatan, maka warga harus putar arah lebih jauh ke Desa Sodong, Kecamatan Saketi,” jelasnya.

 

Terkait putusnya akses jalan ini, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani dan Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Asep Rahmat telah menginstruksikan kepada pihak PUPR untuk melakukan pengecekan ke lokasi longsor. 

 

Bahkan lanjutnya, tadi pagi tim teknis bersama Kepala DPUPR sudah tiba ke lokasi. “Dari Dinas PUPR sudah tiba ke lokasi tadi pagi. Untuk melihat kondisi jalan longsor sesuai instruksi dari Ibu Bupati dan Pak Sekda,” katanya lagi.

 

Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Bojong bersama warga Desa Geredug akan melakukan gotong royong untuk membuat akses jalan sementara agar tetap bisa dilalui kendaraan.

 

“Kami dari Pemerintah Kecamatan bersama warga Desa Geredug akan melakukan gotong royong membangun jalan sementara, minimal agar bisa dilalui kendaraan bermotor,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit