TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Kebakaran Pabrik Plastik di Cikupa Padam Setelah 20 Jam

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:36 WIB
Kebakaran pabrik plastik milik PT Respati Kemasindah di Jalan Otonom Cikupa, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa. Foto : Ist
Kebakaran pabrik plastik milik PT Respati Kemasindah di Jalan Otonom Cikupa, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa. Foto : Ist

TANGERANG – Kebakaran hebat melanda pabrik pengemasan plastik milik PT Respati Kemasindah di Jalan Otonom Cikupa, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Api yang berkobar sejak Selasa (6/10) siang akhirnya berhasil dipadamkan setelah berlangsung sekitar 20 jam.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan api berhasil dijinakkan pada Rabu (7/10) pagi.

 Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.


“Alhamdulillah, pagi ini sudah padam. Saat ini para petugas sedang melakukan pendinginan, agar api tidak kembali menyala,” kata Achmad Taufik, Rabu (7/10).


Menurutnya, kebakaran mulai ditangani sejak pukul 11.06 WIB. BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan 11 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.


Armada tersebut berasal dari Mako Curug, Pos Pasar Kemis, Pos Tigaraksa, Pos Balaraja, Pos Rajeg, dan Pos Kelapa Dua. Sebanyak sembilan unit merupakan armada BPBD Kabupaten Tangerang, sedangkan dua unit lainnya mendapat bantuan dari pihak swasta.


“Kita telah mengerahkan 11 unit mobil pemadam kebakaran. Sembilan unit dari kita, sisanya dibantu pihak swasta,” ujarnya.


Komandan Pos Pemadam Kebakaran Pasar Kemis BPBD Kabupaten Tangerang, Syamsul, mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara api dipicu korsleting listrik pada mesin printing di area percetakan.


“Dugaan sementara kebakaran tersebut dipicu korsleting listrik dari mesin percetakan (printing). Titik awal api berasal dari area printing,” ungkap Syamsul.


Besarnya kobaran api menyebabkan dua bagian bangunan pabrik ambruk. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.


Syamsul menjelaskan, proses pemadaman berlangsung cukup lama karena di dalam pabrik terdapat banyak material yang mudah terbakar. Api baru dinyatakan padam total sekitar pukul 07.00 WIB.


“Pukul 07.00 WIB sudah padam total,” katanya.


Petugas juga menghadapi sejumlah kendala selama proses pemadaman. Di antaranya, sumber air yang cukup jauh dari lokasi, kemacetan lalu lintas di sekitar kawasan pabrik, serta hembusan angin yang cukup kencang.


Untuk mempercepat proses pemadaman, petugas Damkar BPBD Kabupaten Tangerang turut menggunakan teknik blanketing dengan busa atau foam jenis teepol.


Dengan teknik tersebut, petugas berupaya menutup permukaan material yang terbakar agar pasokan oksigen berkurang sehingga api lebih cepat dikendalikan dan tidak kembali menyala.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit