TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Igor Tolic Pasang Badan untuk Kakang: Kritik Saya, Bukan Pemain

Reporter & Editor : AY
Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:24 WIB
Punggawa Persib Kakang Rudianto. Foto : Ist
Punggawa Persib Kakang Rudianto. Foto : Ist

BANDUNG - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic membela Kakang Rudianto yang mendapat kritik dari sebagian Bobotoh seusai Persib ditahan imbang Dewa United Banten FC 2-2. Ia menegaskan, tanggung jawab atas keputusan memainkan pemain sepenuhnya berada di tangan pelatih.


Persib bermain imbang pada pekan keempat BRI Super League 2026/27 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10) malam. Dewa United dua kali unggul lewat Egy Maulana Vikri dan Noah Sadaoui, tetapi Persib mampu menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic dan Marc Klok.


Kakang yang tampil penuh selama 90 menit menjadi sasaran kritik. Tolic pun meminta suporter tidak menyalahkan pemain atas hasil pertandingan.
“Jika seseorang harus dikritik, seharusnya saya, bukan para pemain. Saya yang menempatkan mereka di lapangan,” kata Tolic.


Pelatih asal Kroasia itu juga menyoroti padatnya jadwal Persib yang harus bersaing di BRI Super League, AFC Champions League Two, dan ASEAN Club Championship. Kondisi tersebut menuntut pemain menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi dan jeda istirahat yang singkat.


“Para pemain ingin tampil baik. Itu tidak mudah. Anda bermain di Liga Champions, lalu Shopee Cup. Bayangkan setiap tiga hari bermain melawan tim seperti Persija atau Dewa United,” ujarnya.


Tolic menilai kritik terhadap pemain secara personal tidak tepat. Menurutnya, pelatih tetap terbuka terhadap evaluasi, termasuk soal taktik dan rotasi, tetapi pemain tidak seharusnya menjadi sasaran tekanan berlebihan.


“Mengkritik pelatih soal taktik atau rotasi bukan masalah. Tetapi mengkritik Kakang, itu luar biasa. Bukan hanya Kakang, berikutnya bisa Marc atau Peralta,” tegasnya.


Meski demikian, Tolic memahami suporter berhak menyampaikan pendapat di stadion. Ia hanya berharap kritik tidak menjatuhkan mental pemain yang sedang berjuang untuk tim.


“Sebagian besar, 99,9 persen penggemar bersama kami. Siapa pun yang ingin berteriak, silakan. Mereka membayar tiket dan boleh mengatakan apa yang mereka inginkan. Tapi itu tidak baik untuk Kakang,” tandasnya.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit