TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Ledakan Keras di Pasar Cimanggis : Total 12 Korban, 2 Tewas, 2 Luka Berat, 8 Luka Ringan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:15 WIB
Polisi beserta petugas gabungan masih melakukan penyisiran di lokasi. (tangselpos.id/rachman)
Polisi beserta petugas gabungan masih melakukan penyisiran di lokasi. (tangselpos.id/rachman)

CIPUTAT - Informasi terbaru menyebut total korban ledakan di Pasar Cimanggis mencapai 12 orang. Dua korban dinyatakan tewas, sedangkan dua lainnya luka berat, dan sisanya mengalami luka ringan. 

 

Saat ini, 10 korban luka berat dan ringan masih menjalani perawatan intensif yang tersebar di tiga rumah sakit berbeda. Rumah Sakit Sari Asih, Rumah Sakit Umum Tangsel, dan Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati. 

 

Hingga pukul 23.03 WIB, polisi beserta petugas gabungan masih melakukan penyisiran di lokasi. Evakuasi pun masih dilakukan. 

 

"Kita lakukan penyisiran lagi," kata Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo di Posko SAR yang didirikan di sekitar lokasi. 

 

Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq memqstikan, sumber ledakan bukan dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

"Ini bukan dapur MBG. Ini ruko, kalau dari keterangan saksi ini bukan dapur MBG," singkatnya.

 

 

Sebelumnya, insiden ledakan keras mengguncang Pasar Cimanggis. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Diduga, ledakan itu terjadi dari salah satu ruko yang berlokasi di bagian tengah kawasan pasar. 

 

Kerasnya ledakan, membuat sebagian bangunan ruko dan lapak luluhlantak. Bagian dinding hingga atap hancur dihantam ledakan. 

 

Ali, warga yang bekerja sebagai pemotong ayam dan tinggal di kawasan Pasar Cimanggis, mengaku terkejut saat mendengar suara ledakan. Ketika kejadian berlangsung, dia sedang beristirahat setelah mandi di sebuah gedung yang berada di sebelah lokasi.

 

"Saya kaget banget. Saya tadi lagi istirahat habis mandi. Lalu tiba-tiba kedengeran kenceng banget," ujarnya.

 

Ali menyebut ledakan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Suaranya begitu keras hingga dia sempat mengira telah terjadi gempa bumi. Khawatir terjadi guncangan susulan, dia langsung bergegas keluar untuk menyelamatkan diri.

 

"Saya cepat-cepat lari karena takut susulan. Ternyata sampai di bawah, orang udah ramai. Larinya ke sini, saya ikut lari," tuturnya.

 

Saat tiba di sekitar lokasi, Ali mendapati kondisi bangunan dan lapak pedagang sudah berantakan. Getaran akibat ledakan disebutnya cukup kuat hingga merusak bagian bangunan yang berada di sekitar titik kejadian.

 

"Semua belakang sana juga sampai berantakan semua. Papan-papan pedagang hancur," ungkapnya.

 

Sementara hingga kini, belum ada pernyataan resmi terkait dugaan penyebab ledakan secara detail. Petugas gabungan masih melakukan evakuasi dan penyisiran di lokasi. Area sekitar pun telah distrerilisasi. Garis polisi terbentang, masyarakat diimbau untuk tidak mendekat ke area ledakan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit