Pecatur Tuan Rumah Perbanyak Jam Terbang
CIPUTAT-Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Berbagai program latihan, uji tanding, hingga keikutsertaan dalam turnamen rutin dilakukan demi meningkatkan kemampuan dan jam terbang atlet.
Ketua Umum Percasi Tangsel, Trisno Wiyono mengatakan, persiapan atlet kini semakin intensif. Porsi latihan juga mulai diarahkan pada pertandingan agar para atlet terbiasa menghadapi persaingan dan mampu mengasah strategi di atas papan catur.
“Porsinya itu sekarang sudah 70 persen tanding, 30 persennya teori. Sekarang sudah sampai ke situ. Jadi, lebih diperbanyak untuk bertanding,” ujarnya, Rabu (21/10).
Menurut Trisno, proses pembentukan tim telah dilakukan sejak tahun lalu melalui tahapan seleksi. Atlet yang terpilih kemudian menjalani pembinaan secara berkelanjutan untuk dipersiapkan menghadapi persaingan di ajang olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut.
Saat ini, Percasi Tangsel juga telah memetakan atlet yang akan turun pada masing-masing kelas. Meski demikian, evaluasi tetap dilakukan untuk melihat perkembangan kemampuan atlet hingga mendekati hari pertandingan.
Program latihan digelar di sejumlah lokasi dengan menyesuaikan kategori atlet. Pembinaan junior putri dilaksanakan di kawasan Jalan Ceger, Pondok Aren, sedangkan junior putra berlatih di BSD. Adapun atlet senior dan veteran menjalani latihan di kawasan Serua, Ciputat.
Trisno menilai, potensi atlet catur Tangsel masih menjanjikan. Kelompok junior menjadi salah satu andalan untuk memperkuat prestasi daerah, tanpa mengesampingkan peluang dari atlet senior yang juga menunjukkan perkembangan positif dalam sejumlah turnamen.
“Potensinya masih oke kok. Andalan kita sebenarnya junior, tapi tidak menutup kemungkinan yang senior. Kita sekarang sudah punya beberapa senior yang bisa kita andalkan,” katanya.
Pada Porprov Banten VII 2026 yang berlangsung di Kota Tangsel, 15-23 November, cabang olahraga catur mempertandingkan sejumlah kategori dengan format permainan kilat, cepat, dan standar.
Ia mengakui persaingan yang dihadapi tidak mudah. Namun, dengan pembinaan yang telah berjalan, dukungan pelatih, serta semangat para atlet, Percasi Tangsel tetap optimistis dapat memberikan hasil terbaik.
“Targetnya pasti juara. Bagaimana caranya biar juara umum. Meskipun berat, kita tetap meyakini dengan latihan yang sudah sedemikian rupa, usaha-usaha, dan doa,” tegasnya.
Prestasi terbaik menjadi tujuan utamanya, kata dia, meski dengan segala keterbatasan dukungan yang ada. "Prestasi Tangsel masih bisa optimis untuk memberikan yang terbaik," tegasnya.
Dalam waktu dekat, Percasi Tangsel berencana mengumpulkan seluruh atlet, pelatih, pengurus, dan orang tua untuk memperkuat koordinasi. Menurutnya, keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh latihan, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak.
“Kesuksesan ini harus bekerja sama dari semua lini. Tidak bisa hanya atlet sendiri, pelatih juga tidak bisa sendiri, pengurus juga tidak bisa. Orang tua harus mendukung, atlet harus giat, dan pelatih terus menggenjot,” jelasnya.(rmn)
Pendidikan | 2 hari yang lalu
TangselCity | 23 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Otomotif | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu




