TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Prabowo Siapkan Rp 400 Triliun untuk Petani dan Nelayan

Reporter & Editor : AY
Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:11 WIB
Presiden Prabowo Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 . Foto : Ist
Presiden Prabowo Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 . Foto : Ist

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyaluran pembiayaan Rp 400 triliun pada 2027 untuk petani, nelayan, serta masyarakat di pedesaan dan daerah tertinggal. Langkah ini ditujukan untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat yang selama ini sulit memperoleh pembiayaan.


Rencana tersebut disampaikan Prabowo dalam Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).


“ Saya ingin salurkan Rp 400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan dan daerah-daerah terpencil dan tertinggal,” kata Prabowo.


Besarnya target pembiayaan itu didukung capaian penyaluran kredit produktif Rp 53,15 triliun kepada 2,1 juta debitur selama Agustus–Oktober 2026.


Prabowo menyebut pembiayaan tahun depan berpotensi menjangkau sekitar 28 juta keluarga atau hampir 100 juta orang. Nilainya bisa bertambah jika pemerintah mampu mengoptimalkan penerimaan negara, termasuk dari pengelolaan izin usaha pertambangan (IUP).


Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama petani, nelayan, pedagang, dan pelaku UMKM.


Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah menyiapkan Program Satu Orang Satu Rekening untuk meningkatkan inklusi keuangan nasional menjadi 99 persen, dari 93,61 persen pada 2026.


Program tersebut menyasar 25 juta warga prasejahtera berusia 17 tahun ke atas dengan anggaran Rp 1,28 triliun, termasuk setoran awal Rp 50 ribu per rekening.


Pemerintah juga menargetkan penyaluran kredit Rp 300 triliun sepanjang 2026. Hingga 20 Oktober, realisasinya mencapai Rp 257,84 triliun kepada sekitar 4 juta debitur.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit