Dejan Masih Sulit Dibendung, Lolos ke Semifinal Usai Atasi Alma FC dari Adu Penalti
SERPONG UTARA-Langkah Dejan FC di Pakujaya Cup XI masih sulit dibendung. Tim asal Kota Depok, Jawa Barat ini memastikan melaju ke semifinal pada ajang tarkam yang dilangsungkan di Stadion Mini Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu.
Pada babak quarter final, Senin (01/06/2026), Dejan FC mampu mengalahkan kesebelasan Alma dari Karang Tengah, Kota Tangerang lewat drama adu penalti. Adu tendangan penalti dilakukan setelah kedua tim berbagi angka 1-1 di dua babak.
Di pertandingan yang disaksikan ribuan penonton itu, Dejan tak diperkuat striker asing, Donald. Posisi lowong yang ditinggalkan Donald membuat Jackson diplot sebagai ujung tombak. Dejan masih tetap mengandalkan kekuatan terbaiknya yakni, Tegar, Ivan, Fauzan, Ikbal, Duta, Wawan, Reza Jaul, Aray, Andi Sofyan, dan Riski Borong.
Kubu Alma mempercayakan Rafli Cepot, Ramadhan Saputra, Habibi, Makarius, Ricky Bogel, Ricky DS, Essal Sahrul, Gerard, Ibrahim Kosepa, Aldi Alachya, dan Akbar Tanjung.
Dejan yang dominan dalam penguasaan bola sukses mencuri gol lebih dulu di menit 11. Tendangan Andi Sofyan dari sektor kiri pertahanan Alma FC menerobos deras ke dalam gawang Alma yang dikawal Rafli Cepot.
Alma membalas di menit 15 lewat gol spektakuler Akbar Tanjung. Tendangan bebas Akbar Tanjung tak mampu dihalau kiper Dejan FC, Tegar. Sesampainya wasit Dioko meniup peluit tanda turun minum, skor tetap 1-1.
Dejan menggebrak di awal babak pertama. Dua kali tembakan Andi Sofyan masih melambung di atas mistar gawang Alma. Begitu juga free kick Aray yang melenceng dari target. Alma FC tak memiliki banyak peluang.
Satu peluang didapat dari tendangan Ibrahim Kosepa yang melenceng. Peluang emas lainnya didapat Gerard di dalam kotak penalti. Saat menerima umpan dari Cikus Bonai, Gerard berusaha melepaskan tembakan. Namun si kulit bundar menyentuh tangan kanannya. Kedua tim tetap bermain imbang 1-1 hingga babak kedua selesai.
Dalam drama adu penalti, Dejan mampu menjebol gawang Rafli Cepot berturut-turut melalui Aray, Andi Sofyan, Jackson, Fauzan, dan Bima. Kubu Alma gagal memperdayai kiper Dejan, Tegar setelah tendangan algojo keempat yakni, Riski Bogel diblok Tegar.
Sedangkan, tiga penendang Alma lainnya yaitu, Edo, Aldi Alachya, dan Akbar Tanjung sukses mengelabui kiper Tegar. Drama adu penalti berakhir 5-3 untuk Dejan FC. Aray dkk unggul 5-3 (1-1) dan melaju ke semifinal bertemu pemenang duel antara Hoky FC dengan Putra Porciba.
Manajer dan Kapten Dejan FC, Aray dalam sesi jumpa pers yang dipandu Host Pakujaya Cup XI, Rizky pada Senin (01/06/2026).(tangselpos.id).
"Pertandingan hari ini cukup seru. Kedua kesebelasan mampu menghibur penonton yang datang ke stadion. Lawan juga cukup baik dan bagus. Punya materi pemain yang bagus. Tapi Alhamdulillah, kita bisa menang lewat adu penalti," ungkap Aray, Kapten Dejan FC.
"Anak-anak main bagus, baik pokoknya. Kekompakan juga bagus. Insya Allah kita ke final. Kita tak akan tambah pemain, karena Dejan FC pemainnya ya itu-itu saja," tambah Nubal, Manajer Dejan FC.
HBB Boy vs Tusuk Sate, Tak Harus Adu Penalti
Kesebelasan HBB Boy diprediksi mampu lolos ke semifinal Pakujaya Cup XI. Tim asal Karang Tengah, Kota Tangerang ini sejak awal putaran pertama tampil menjanjikan. Sang lawan yakni, Tusuk Sate FC dari Ciawi, Kabupaten Bogor melalui tiga laga sebelumnya dengan tertatih.
Bentrok HBB Boy dengan Tusuk Sate di Stadion Mini Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel bakal tersaji pada Selasa (02/06/2026). "Pada Pakujaya Cup 2024, kedua tim bertemu di babak 16 besar. HBB Boy menang 3-1. Salah satu gol HBB Boy dicetak Alfeandra Dewangga yang kemudian gol itu viral. Kali ini HBB Boy kembali mendatangkan pemain kenamaan kembali. Sedangkan, Tusuk Sate mengandalkan bintang Super Badik," kata Wahyu Ardiansyah, Komentator Pakujaya Cup XI.
HBB Boy memulai turnamen di musim ini dengan melibas Bright Parking FC, 3-1. Di babak 32 besar, HBB Boy yang merupakan juara Pakujaya Cup IX 2024 ini menggulung White Horse dengan skor 3-0. Kemudian di babak 16 besar, mereka menang 1-0 atas Exs PJS.
Sementara, Tusuk Sate FC menang tipis 1-0 atas Assyabab FC pada laga perdana. Kemudian melakoni dua kali adu penalti dengan kesebelasan Si Eneng di babak 32 besar, dan Sedulur FC pada babak 16 besar.
Di atas kertas kubu HBB Boy lebih berkualitas. Ardia, Marna Nasuha, Eka Encek, Basro Alamsyah, dan Vincen jadi kunci permainan HBB Boy. Bahkan, sang kapten Eka Encek selalu jadi pemecah kebuntuan di saat HBB Boy kesulitan membobol gawang lawan. Termasuk saat duel lawan Tusuk Sate nanti, Eka Encek dituntut bisa cetak gol untuk hindari drama adu penalti.
Tusuk Sate dimotori Sahrul, Toni Adam, Badik, Pagie, dan Fauzi alias Oji. Kembali tampilnya Oji setelah jalani larangan bermain akibat kartu merah di babak 32 besar memang akan menambah kesolidan lini belakang Tusuk Sate FC.
Lini depan Tusuk Sate selalu bertumpu kepada Badik yang beroperasi di sayap kanan. Striker asing, Ibrahim masih belum bisa menunjukan performa terbaiknya saat dimainkan di dua laga sebelumnya.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu


