TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

250 Bangunan Terbakar di Kemayoran Permukiman Pasar Jiung Dilalap Api

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 02 Juni 2026 | 08:06 WIB
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran pada Senin (1/6/2026) malam hari. Foto : Ist
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran pada Senin (1/6/2026) malam hari. Foto : Ist

JAKARTA – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di kawasan Gempol, belakang Pasar Jiung, RT 002/RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam. Sedikitnya 250 bangunan semi permanen yang dihuni sekitar 300 kepala keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa tersebut.


Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.10 WIB. Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik.


“Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik,” ujar Erlyn, Selasa (2/6/2026).


Berdasarkan keterangan saksi berinisial D, pengurus RW 04, api pertama kali terlihat muncul dari dua rumah yang berada di belakang tempat tinggalnya. Salah satu rumah yang diduga menjadi titik awal kebakaran merupakan milik warga berinisial DH.


“Sekitar pukul 21.00 WIB tiba-tiba api muncul dari dua rumah di belakang saksi, lalu dengan cepat membesar,” katanya.


Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan tiga alat pemadam api ringan (APAR) milik Sekretariat RW 04. Namun, kobaran api yang terus membesar membuat si jago merah dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya.


Data sementara mencatat sekitar 250 bangunan semi permanen terdampak kebakaran. Bangunan-bangunan tersebut dihuni sekitar 300 KK atau kurang lebih 500 jiwa.


Petugas gabungan bersama personel pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.


“Setelah tiba di lokasi, perwira pengendali beserta anggota mengamankan TKP dan meminta keterangan dari para saksi,” ujar Erlyn.
Salah seorang warga sekaligus Sekretaris Gabungan RT 12 hingga RT 16 RW 04 Kebon Kosong, Supriatin, mengaku panik saat api mulai merambat ke area rumahnya.


“Saya baru pulang ngojek, apinya sudah besar. Saya panik karena istri saya sedang sakit di rumah,” tuturnya seperti dikutip dari Antara.


Menurut Supriatin, istrinya sempat mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal. Meski demikian, seluruh anggota keluarganya yang berjumlah tiga orang berhasil menyelamatkan diri.
Untuk menangani warga terdampak, pemerintah menyiapkan lokasi pengungsian sementara di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran. Langkah ini dilakukan agar proses pendataan dan penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif.


Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, mengatakan berbagai fasilitas dan kebutuhan dasar pengungsi telah disiapkan.


“Tempat pengungsian sementara disiapkan agar warga tidak berkumpul di jalan dan bisa beristirahat. Logistik juga telah disiapkan BPBD bersama Dinas Sosial, PMI, dan Baznas,” kata Safrizal.
Sebanyak tiga tenda dari Dinas Sosial DKI Jakarta telah didirikan. Selain itu, kendaraan logistik dari PMI dan BPBD juga sudah berada di lokasi.


Saat ini, pendataan korban masih berlangsung di dua wilayah terdampak, yakni RW 04 yang meliputi RT 12, 13, 14, 15, dan 16, serta RW 05 yang mencakup RT 01, 02, dan 03.


Safrizal menjelaskan, pendataan juga mencakup jumlah anak usia sekolah untuk memastikan kebutuhan pendidikan mereka tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.


Setelah penanganan darurat selesai, pemerintah akan menginventarisasi bangunan yang terdampak dan membahas langkah penanganan jangka panjang, termasuk kemungkinan relokasi ke hunian yang lebih aman.


“Nanti setelah semua kedaruratan selesai, baru kita diskusikan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan relokasi ke tempat tinggal yang lebih aman,” pungkasnya.


 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit