TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Satu Dekade ACE Banten, Luncurkan Buku Manajemen Fasilitas untuk Hadapi Tantangan Industri 5.0

Reporter: Redaksi
Editor: Ari Supriadi
Minggu, 07 Juni 2026 | 22:16 WIB
Seminar dan Gathering Anniversary ke-10 ACE Banten di The Springs Club, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/6/2026). (Ist)
Seminar dan Gathering Anniversary ke-10 ACE Banten di The Springs Club, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/6/2026). (Ist)

TANGERANG – Memasuki usia satu dekade, Asosiasi Chief Engineer (ACE) Banten menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang teknik dan manajemen fasilitas. Momentum tersebut ditandai dengan peluncuran buku Manajemen Fasilitas: Menjaga Keandalan, Memperpanjang Usia dalam rangkaian Seminar dan Gathering Anniversary ke-10 ACE Banten di The Springs Club, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/6/2026).

 

Mengusung tema “Strategi IPTEK K3 Melalui 5R/5S untuk Meningkatkan Kompetensi Menuju SDM Unggul di Era Industri 5.0”, kegiatan ini dihadiri para Chief Engineer, Facility Manager, Building Engineer, serta praktisi teknik dari berbagai daerah.

 

Ketua ACE Banten, Wawan Kurniawan, mengatakan perjalanan 10 tahun ACE Banten menjadi bukti konsistensi organisasi dalam membangun wadah profesional bagi para pelaku industri teknik untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan meningkatkan kompetensi.

 

“Selama satu dekade, ACE Banten telah berkomitmen menjadi wadah profesional bagi para Chief Engineer, Facility Manager, Building Engineer, dan praktisi teknik lainnya untuk saling berbagi pengetahuan serta memperkuat kompetensi profesional,” ujar Wawan.

 

Menurutnya, era Industri 5.0 menghadirkan tantangan baru yang menuntut keseimbangan antara pemanfaatan teknologi, keselamatan kerja, produktivitas, dan kualitas SDM.

 

Karena itu, penerapan budaya kerja 5R/5S yang meliputi Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin, perlu didukung dengan penguatan ilmu pengetahuan, teknologi, serta budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

 

“Budaya 5R/5S yang terintegrasi dengan IPTEK dan K3 menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien, produktif, dan berkelanjutan,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, ACE Banten juga meluncurkan buku berjudul Manajemen Fasilitas: Menjaga Keandalan, Memperpanjang Usia. Buku ini diharapkan menjadi referensi bagi para praktisi, akademisi, hingga mahasiswa yang ingin memahami pentingnya pengelolaan fasilitas dan aset secara profesional guna menjaga keandalan operasional serta memperpanjang umur bangunan maupun infrastruktur.

 

Buku tersebut dapat diperoleh melalui penerbit Deepublish Store.

 

Wawan menambahkan, keberhasilan ACE Banten selama 10 tahun tidak terlepas dari dukungan para pendiri, pengurus, anggota, mitra kerja, sponsor, dan berbagai organisasi profesi yang selama ini turut berkontribusi dalam perkembangan organisasi.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perwakilan ACE dari berbagai daerah yang hadir dalam perayaan anniversary ke-10 tersebut.

 

“Kami berharap seminar ini tidak hanya menambah wawasan dan pengetahuan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang unggul, aman, produktif, dan berdaya saing tinggi,” tuturnya.

 

Melalui kegiatan ini, ACE Banten berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak SDM teknik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan siap menghadapi transformasi industri di masa depan.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit