Program RUTLH Tahap I di Tangsel Tuntas, 186 Rumah Baru Siap Ditempati Warga
SETU — Program rehabilitasi Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah tahap pertama yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang Selatan tuntas dilaksanakan. Sebanyak 186 unit rumah yang menjadi sasaran pada tahap awal tahun 2026 kini telah selesai diperbaiki dan siap ditempati oleh warga penerima manfaat.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, program bedah rumah merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui program tersebut, warga diharapkan dapat tinggal di rumah yang lebih layak, sehat, dan aman.
Meski demikian, jumlah usulan yang masuk masih jauh lebih banyak dibandingkan kuota yang dapat diakomodasi pemerintah tahun ini.
"Yang diajukan lebih dari 1.000 unit, namun tahun ini kami mendapat pagu anggaran untuk 329 unit," kata Benyamin.
Ia menjelaskan, penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan skala prioritas dan tingkat kelayakan bangunan yang diusulkan masyarakat. Karena itu, program bedah rumah akan terus dilanjutkan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel Aries Kurniawan mengatakan, total sasaran program RUTLH pada 2026 mencapai 329 unit rumah yang dibagi dalam dua tahap pelaksanaan.
"Untuk tahun 2026 total ada 329 unit rumah yang menjadi sasaran program. Tahap pertama sebanyak 186 unit dan progresnya rata-rata sudah mencapai 100 persen. Penyelesaiannya ditargetkan akhir Juni," ujar Aries.

Sebanyak 186 unit rumah pada tahap pertama tersebar di seluruh kecamatan di Kota Tangsel. Kecamatan Pondok Aren menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 40 unit rumah. Disusul Kecamatan Serpong sebanyak 31 unit, Ciputat 27 unit, Pamulang 25 unit, Serpong Utara 23 unit, serta masing-masing 20 unit di Kecamatan Setu dan Ciputat Timur.
Setelah tahap pertama selesai, Disperkimta akan melanjutkan pekerjaan tahap kedua yang mencakup 143 unit rumah. Pelaksanaannya direncanakan dimulai pada awal Juli setelah dilakukan evaluasi terhadap hasil pekerjaan tahap pertama.
"Setelah evaluasi tahap pertama, kami lanjutkan pelaksanaan tahap kedua sebanyak 143 unit. Rencananya mulai awal Juli dan ditargetkan selesai pada awal September," jelasnya.
Pada tahap kedua, Pondok Aren kembali menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 37 unit rumah. Selanjutnya Serpong 25 unit, Ciputat 22 unit, Ciputat Timur 17 unit, Pamulang dan Serpong Utara masing-masing 15 unit, serta Setu sebanyak 12 unit.
Aries menegaskan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh hasil pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat penerima bantuan.
"Dengan demikian, seluruh target pembangunan dan rehabilitasi 329 unit rumah tidak layak huni di Kota Tangsel pada tahun 2026 diharapkan dapat tuntas sebelum berakhirnya triwulan ketiga tahun ini," pungkasnya.
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




