Andra Soni Turun Langsung Sisir Selat Sunda, Cari 5 Jurnalis yang Hilang
PANDEGLANG — Upaya pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau terus diperluas. Memasuki hari keempat operasi SAR, Gubernur Banten Andra Soni turut turun langsung menyisir perairan Selat Sunda.
Andra menegaskan Pemerintah Provinsi Banten akan memberikan dukungan maksimal sesuai kewenangan dan kemampuan yang dimiliki. Dukungan tersebut ditujukan kepada tim SAR, keluarga korban, relawan, hingga para jurnalis yang masih bertugas di lapangan.
“Pemprov Banten akan terus mendukung sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang kami miliki. Kami ingin keluarga, tim SAR, relawan, dan teman-teman jurnalis yang bertugas di lapangan mendapatkan dukungan penuh,” kata Andra Soni, Jumat (11/9/2026).
Dalam operasi pencarian hari ini, sejumlah wilayah yang sebelumnya belum dapat disisir secara optimal kembali menjadi sasaran. Tim SAR memperluas pencarian hingga kawasan Pulau Sertung, Pulau Panjang, Sebesi, Sebuku, serta Legon Cabe.
Kepala Basarnas Banten Al Amrad mengatakan, perluasan wilayah dilakukan dengan membagi area operasi ke dalam empat sektor utama dan satu sektor khusus.
Total area yang kini menjadi cakupan pencarian mencapai sekitar 3.243,7 nautical mile persegi. Sejumlah kapal dan berbagai sarana pencarian dikerahkan untuk menyisir perairan Selat Sunda yang lebih luas.
“Memasuki hari keempat, kami memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, termasuk sektor khusus di sekitar lokasi yang menjadi perhatian,” ujar Al Amrad.
Kondisi cuaca di lokasi operasi diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10–20 knot, sedangkan tinggi gelombang diperkirakan mencapai 0,5 hingga 2,5 meter.
“Kami berharap perluasan area dan penambahan kekuatan unsur pencarian ini dapat memberikan titik terang,” katanya.
Lima Jurnalis dan Tiga Kru Belum Ditemukan
Lima jurnalis tersebut sebelumnya berada di perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Mereka menggunakan kapal Arupadhatu 1 bersama tiga awak kapal.
Kelima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak yakni pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas, fotografer Arie Basuki dari merdeka.com, fotografer lepas Donal Husni, Yudhistira dari iNews, serta Daus dari Anadolu.
Sementara tiga kru kapal terdiri dari Warta selaku kapten, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu atau guide.
Mereka dilaporkan kehilangan kontak sejak Senin (7/9/2026). Hingga memasuki hari keempat, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran untuk menemukan keberadaan seluruh penumpang dan kru kapal tersebut.
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 13 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu






