TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung-Merak

Reporter & Editor : AY
Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:25 WIB
Gubernur Banten Andra Soni FGD pada acara Studi Kelayakan Elektrifikasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Merak di Hotel Le Dian, Kota Serang, Jumat (2/10/2026). Foto : Humas Pemprov
Gubernur Banten Andra Soni FGD pada acara Studi Kelayakan Elektrifikasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Merak di Hotel Le Dian, Kota Serang, Jumat (2/10/2026). Foto : Humas Pemprov

SERANG — Pemerintah Provinsi Banten mendorong percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda kereta api Rangkasbitung-Merak. Langkah ini disiapkan untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat konektivitas transportasi publik di Banten.


Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, kebutuhan pengembangan jalur tersebut semakin mendesak seiring meningkatnya jumlah pengguna kereta api.


“Ini merupakan upaya untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat terkait kebutuhan transportasi publik, termasuk jalur ganda dan elektrifikasi lanjutan dari Rangkasbitung sampai Merak,” kata Andra dalam FGD Studi Kelayakan Elektrifikasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Merak di Hotel Le Dian, Kota Serang, Jumat (2/10/2026).


Menurutnya, rencana elektrifikasi tersebut telah tercantum dalam RPJMN 2025-2029. Pemprov Banten kini menyiapkan feasibility study (FS) sebagai dasar pengajuan program kepada pemerintah pusat.


Andra menyebut jumlah penumpang KRL lintas Tanah Abang-Rangkasbitung pada 2025 mencapai 77,5 juta orang dan diproyeksikan meningkat menjadi 85 juta orang pada 2026. Tingkat keterisian pada jam sibuk bahkan telah mencapai 161 persen.


Proyek elektrifikasi Rangkasbitung-Merak diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp1,29 triliun. Kapasitas layanan harian ditargetkan meningkat dari sekitar 9.900 menjadi 18.000 penumpang.


Pembangunan direncanakan bertahap, dimulai dari Rangkasbitung-Serang, kemudian dilanjutkan ke Cilegon hingga Merak.


Didukung Pemkot Serang
Wali Kota Serang Budi Rustandi mendukung rencana tersebut. Menurutnya, elektrifikasi jalur kereta akan memperkuat konektivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.


“Alhamdulillah, Gubernur merespons cepat inisiatif ini agar Kota Serang bisa mendapatkan layanan kereta elektrifikasi,” ujar Budi.


Ia berharap program tersebut dapat ditindaklanjuti bersama Kementerian Perhubungan pada 2027. Budi juga menyebut rencana mengaktifkan kembali Stasiun Cipocok Jaya yang berada di jalur pengembangan tersebut.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit