TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Galian Proyek Long Storage Diduga Picu Tiang Listrik Ambruk di Pondok Aren

Reporter & Editor : AY
Senin, 02 November 2026 | 13:27 WIB
Tiang listrik dan trafo roboh menimpa rumah warga di Jalan Ceger Raya, Kelurahan Jurangmangu Barat. Foto : Ist
Tiang listrik dan trafo roboh menimpa rumah warga di Jalan Ceger Raya, Kelurahan Jurangmangu Barat. Foto : Ist

PONDOK AREN – Sebuah tiang listrik lengkap dengan trafo roboh dan menimpa bagian depan rumah warga di Jalan Ceger Raya, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (1/11/2026) malam.


Insiden tersebut diduga dipicu tanah di sekitar tiang yang terkikis akibat aktivitas penggalian proyek long storage atau pembangunan drainase dan tanggul. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Penghuni rumah yang tertimpa tiang listrik langsung dievakuasi ke tempat aman.


Sekretaris RT 01 RW 12, Kelurahan Jurangmangu Barat, Ida Samidah, mengatakan peristiwa bermula dari suara ledakan keras yang terdengar sesaat setelah Magrib. Ledakan tersebut disertai kilatan cahaya kemerahan sebelum tiang listrik akhirnya ambruk.


“Sehabis Magrib terdengar ledakan besar, saya sampai kaget. Ada cahaya kemerahan sampai ke rumah saya. Jadi, meledak dulu di atas, baru tiangnya jatuh,” ujar Ida saat ditemui, Senin (2/11/2026).


Menurutnya, ledakan tersebut juga menyebabkan aliran listrik di sekitar lokasi padam. Rumahnya yang berjarak sekitar 50 meter dari titik kejadian baru kembali mendapat pasokan listrik sekitar pukul 03.00 WIB.


Ida mengaku khawatir karena setelah kejadian masih terlihat percikan dari kabel listrik. Kondisi itu dinilai berpotensi memicu kebakaran maupun korsleting yang membahayakan warga sekitar.


Adapun penghuni rumah yang tertimpa tiang merupakan seorang perempuan yang tinggal seorang diri. Saat kejadian, korban tidak berada di bagian depan rumah sehingga berhasil terhindar dari cedera. Untuk sementara, ia mengungsi ke rumah anaknya di wilayah Jombang.


Ida menduga kondisi tanah yang terkikis menjadi penyebab utama robohnya tiang listrik. Terlebih, penggalian proyek long storage di sekitar lokasi sudah berlangsung sekitar dua pekan.


Menurutnya, tanah di sekitar tiang sebelumnya telah digali dan rencananya akan dicor. Namun, pekerjaan belum selesai dan kondisi tanah semakin terkikis setelah diguyur hujan.


“Memang ada galian. Katanya mau dicor, tetapi karena hujan belum dikerjakan. Galiannya sudah cukup dalam, tinggal terlihat besi dan bagian lainnya. Begitu hujan dan tanah terkikis, akhirnya tiang roboh,” jelasnya.


Ia meminta pihak terkait mengevaluasi pekerjaan proyek, khususnya yang berdekatan dengan jaringan listrik dan permukiman warga. Pemeriksaan terhadap kondisi tiang serta penataan kabel listrik dan jaringan internet juga dinilai mendesak untuk mencegah kejadian serupa.


Ida mengaku khawatir dengan banyaknya kabel yang terlihat semrawut di lingkungan tersebut. Ia berharap PLN dan pihak terkait segera melakukan pengecekan serta memastikan jaringan kabel dalam kondisi aman.


Sementara itu, pantauan di lokasi pada Senin (2/11/2026), sejumlah petugas berseragam PLN masih berada di sekitar tempat kejadian. Tiang listrik yang menimpa bagian depan rumah belum dievakuasi. Kondisi tanah pada area galian juga terlihat amblas.


Camat Pondok Aren, Hendra, memastikan penghuni rumah dalam kondisi selamat dan sementara tinggal bersama anaknya di wilayah Jombang.
Pihak kecamatan, kata dia, akan berkomunikasi dengan pemilik rumah untuk membahas kerusakan akibat insiden tersebut.


“Paling nanti pihak kami berkomunikasi dengan korban terkait kondisi rumahnya. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Kebetulan penghuni rumah itu seorang ibu yang tinggal sendiri,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit