Namu Balai Kota Mulai Uji Coba, Warga Bisa Ikut Tour dan Nonton Film
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menguji coba program “Namu Balai Kota”, Sabtu (3/10/2026). Program ini membuka akses Balai Kota Jakarta bagi masyarakat pada akhir pekan, sekaligus menghadirkannya sebagai destinasi wisata sejarah dan ruang publik interaktif.
Uji coba perdana digelar bersamaan dengan CIMB Niaga Kejar Mimpi Fest 2026. Warga dapat mengikuti sejumlah aktivitas, mulai dari tur area Balai Kota hingga menikmati berbagai kegiatan yang disiapkan selama kunjungan.
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah Jakarta Cinema Experience, hasil kolaborasi dengan Jakarta Film Commission. Lembaga tersebut merupakan bagian dari ekosistem perfilman Jakarta yang turut mendorong pengembangan industri film dan program pelatihan sinema.
Pada sesi kedua Jakarta Cinema Experience, pengunjung disuguhi tiga tayangan. Acara diawali video sambutan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menjelaskan kebijakan membuka Balai Kota untuk kunjungan masyarakat pada akhir pekan.
Selanjutnya, pengunjung menyaksikan video profil Jakarta sebelum dilanjutkan dengan pemutaran film pendek produksi Jakarta Film Commission berjudul Date with a Death atau Piknik Bersama Maut.
Film tersebut mengisahkan Rudi yang meninggal dunia akibat kelelahan bekerja. Cerita kemudian membawa penonton pada refleksi tentang penyesalan setelah kematian, terutama karena kehilangan kesempatan menghabiskan waktu bersama orang tua.
Dalam cerita, Rudi meminta kesempatan kepada malaikat maut untuk mengunjungi sejumlah tempat yang selama ini menjadi impiannya sebelum akhirnya menandatangani surat kematian.

Foto : Shelma MG
Tak hanya menikmati pertunjukan film, pengunjung juga dapat mengikuti aktivitas berburu stempel melalui paspor khusus kunjungan. Stempel dikumpulkan dari sejumlah pos yang tersedia, termasuk pos registrasi film.
Paspor yang telah memenuhi ketentuan kemudian dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah, salah satunya gantungan kunci resmi aplikasi layanan publik Jakarta, JAKI.
Meski mendapat sambutan positif, pelaksanaan uji coba perdana tersebut juga mendapat sejumlah masukan dari pengunjung.
Fiery (26), salah satu warga yang hadir, menilai konsep membuka ruang kerja pejabat untuk masyarakat merupakan hal menarik. Menurutnya, program tersebut bisa menjadi alternatif kegiatan akhir pekan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi warga.
“Bagus dan menarik karena kita bisa melihat langsung ruang kerja pejabat, jadi bisa buat hiburan sekaligus jalan-jalan. Tapi kritiknya, saya mengira akan ada tarian daerah atau pesta ceremonial di awal untuk pembukaan kunjungan Balai Kota hari ini. Ternyata tidak, langsung masuk ke sesi tour saja,” ujar Fiery, Sabtu (3/10) siang.
Pemprov DKI Jakarta menjadwalkan uji coba Namu Balai Kota berlangsung secara berkala. Evaluasi dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas, pelayanan publik, serta pengaturan alur kunjungan sebelum program tersebut nantinya dibuka secara penuh bagi masyarakat Jabodetabek.
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 23 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 22 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu




