Wujudkan Lebak Hegar, DLH Mendorong Pendidikan Lingkungan Hidup Dimulai dari Sekolah
LEBAK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak mendorong pendidikan lingkungan hidup melalui Program Adiwiyata untuk mendukung terwujudnya Lebak Hegar. Program ini diarahkan untuk membangun kepedulian dan kebiasaan menjaga lingkungan melalui pembelajaran serta praktik sehari-hari di sekolah, seperti memilah sampah, menjaga kebersihan, melakukan penghijauan, serta menghemat air dan energi.
“Melalui Program Adiwiyata, kita ingin menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini agar menjadi kebiasaan yang dibawa peserta didik ke keluarga dan masyarakat,” ujar Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Lebak, Erik Indra Kusuma kepada wartawan di Lebak, Senin (5/10/2026).
Dikatakannya, Kabupaten Lebak memiliki potensi besar untuk memperluas pendidikan lingkungan hidup melalui keterlibatan sekolah, madrasah, dan pondok pesantren. Keberadaan lembaga pendidikan tersebut menjadi peluang untuk membangun gerakan pengelolaan lingkungan yang melibatkan pendidik, peserta didik, santri, serta masyarakat sekitar.
Sasaran yang sedang disiapkan dalam rancangan Peraturan Bupati Lebak mencakup sekolah dasar atau sederajat dan sekolah menengah pertama atau sederajat, termasuk pondok pesantren.
“Sekolah dan pondok pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat pembelajaran sekaligus penggerak perubahan perilaku. Potensi ini perlu kita dorong agar berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Lebak,” jelasnya.
Untuk memperkuat pelaksanaannya, DLH Kabupaten Lebak saat ini sedang menyiapkan penyusunan Peraturan Bupati tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata. Rancangan tersebut diharapkan menjadi pedoman bersama dalam membangun koordinasi, memperjelas peran para pihak, serta mendukung pembinaan dan keberlanjutan program.
Penyusunannya memperhatikan kebutuhan sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan lembaga pendidikan di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Lebak dan Kementerian Agama. “Peraturan Bupati ini sedang disiapkan untuk memperkuat kerja bersama, sehingga pelaksanaan Program Adiwiyata dapat berjalan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
DLH Kabupaten Lebak mengajak Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, perangkat daerah terkait, pengelola sekolah dan pondok pesantren, dunia usaha, komunitas lingkungan, serta masyarakat untuk mendukung Program Adiwiyata.
Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui pembinaan, pendampingan, penyediaan sarana pengelolaan sampah, dan kegiatan pendidikan lingkungan sesuai peran masing-masing.
“Kami mengajak seluruh pihak membangun sinergi agar sekolah dan pondok pesantren menjadi penggerak kepedulian lingkungan. Dengan keterlibatan bersama, Program Adiwiyata diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Lebak Hegar,” pungkas Erik.(*)
Nasional | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 17 jam yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu




