Pemkot Bangun 3 Turap Di Pondok Aren
Antisipasi Ancaman Banjir
PONDOK AREN-Upaya antisipasi banjir di sejumlah titik di Kecamatan Pondok Aren terus dikebut. Tiga turap di kecamatan tersebut akan segera rampung.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tengah membangun turap di tiga lokasi di Pondok Aren, yakni di kawasan Pasar Ceger, Perumahan Taman Mangu Indah, dan di Perumahan Pondok Safari. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan meninjau langsung pembangunan ketiga turap itu, Kamis (7/10).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir berjalan sesuai perencanaan dan target penyelesaian.
Pilar mengatakan, pekerjaan di sejumlah titik tersebut merupakan bagian dari penanganan persoalan banjir yang sebelumnya telah diidentifikasi pemerintah. Salah satunya di kawasan Taman Mangu Indah yang berada di seberang Pasar Ceger.
Menurutnya, proses perencanaan telah dilakukan sejak 2025 dan mulai direalisasikan pada 2026. Pekerjaan meliputi pembangunan turap beton untuk menggantikan turap batu kali, pembangunan long storage, pemasangan pompa, hingga rekondisi jalan beton.
“Sejauh ini sesuai dengan perencanaan. Kondisi cuaca juga mendukung. Untuk yang di Pondok Safari ini sudah selesai 100 persen, tinggal Taman Mangu Indah mungkin sudah 90 persen,” ujar Pilar.
Pilar menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung sebelum akhir tahun. Bahkan, dia optimistis sebagian besar pekerjaan dapat diselesaikan pada November mendatang.
Untuk kawasan Pasar Ceger, pembangunan pengendalian banjir meliputi turap Kali Ciputat sepanjang 234 meter dengan tinggi 4,5 meter. Kemudian terdapat turap jalan sepanjang 130 meter dengan tinggi 1,2 meter.
Pemerintah juga membangun long storage dan memasang dua unit rumah pompa untuk membantu menangani aliran air di kawasan tersebut, termasuk lingkungan permukiman di belakang Pasar Ceger. "Di tahun ini ada dua (pompa) di Pasar Ceger,” kata Pilar.
Sementara, di Perumahan Taman Mangu Indah, Kelurahan Jurang Mangu Barat pembangunan turap dilakukan pada dua wilayah. Di RW 06, turap dibangun sepanjang 144 meter, sedangkan di RW 12 sepanjang 175 meter.
Untuk kawasan Perumahan Pondok Safari, Kelurahan Jurang Mangu Barat pembangunan turap pada segmen kali memiliki panjang 177,3 meter dengan tinggi 3,5 meter. Pekerjaan di lokasi tersebut telah dinyatakan rampung.
Di sisi lain, Pilar menyoroti masih adanya sampah yang terbawa aliran kali. Menurutnya, pembangunan turap perlu diikuti dengan pemeliharaan dan kebersihan aliran sungai agar fungsi pengendalian banjir dapat berjalan maksimal saat musim hujan.
"Saya harap kewilayahan, Lurah, Camat, sama-sama bisa menggerakkan warganya untuk membersihkan kali di lingkungannya. Supaya pada saat musim penghujan tidak tersendat,” katanya.
Pilar menilai, normalisasi dan pembersihan kali tetap penting meskipun kapasitas turap telah ditingkatkan. Dengan kondisi aliran yang bersih, air diharapkan dapat mengalir lebih lancar ketika curah hujan meningkat.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel, Robbi Cahyadi mengatakan, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir tersebut tersebar di tujuh kecamatan.
Pada 2026, terdapat sekitar 17 titik pekerjaan pengendalian banjir yang saat ini masih berjalan dengan target penyelesaian yang berbeda-beda. Titik pekerjaan paling banyak berada di wilayah Pondok Aren dan Pamulang.
“Kurang lebih 17 titik, 17 lokasi 2026. Itu tersebar di tujuh kecamatan,” kata Robbi.
Robbi menambahkan, secara umum pekerjaan yang menjadi program utama ditargetkan selesai pada November. Sementara terdapat pekerjaan tambahan yang masuk melalui APBD Perubahan sehingga memiliki waktu penyelesaian tersendiri.
"Kalau target kita sih November selesai lah semua. Kecuali yang ini, ini ada penambahan di APBD perubahan,” pungkasnya.
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Opini | 21 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu





