Phillip Island Memanas, Martin dan Marquez Berebut Takhta MotoGP
AUSTRALIA – Persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat. Jorge Martin dan Marc Marquez hanya terpaut dua poin menjelang seri Australia di Sirkuit Phillip Island, 23–25 Oktober mendatang. Hasil balapan di Negeri Kanguru itu berpotensi mengubah posisi puncak klasemen.
Martin masih memimpin perburuan gelar dengan koleksi 355 poin setelah finis ketiga pada balapan utama MotoGP Mandalika, Minggu (11/10/2026). Namun, posisinya belum aman karena Marquez terus membayangi dengan 353 poin.
Di belakang keduanya, Marco Bezzecchi juga belum kehilangan peluang. Kemenangan di Mandalika mengantarkan pembalap Aprilia tersebut mengoleksi 309 poin, terpaut 46 angka dari Martin.
Dengan tiga pembalap teratas masih memiliki peluang dalam perburuan gelar, MotoGP Australia menjadi momentum penting bagi masing-masing untuk memperkuat posisi sekaligus menekan rival.
Marquez punya modal kuat untuk menghadapi Phillip Island. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu telah empat kali memenangi balapan kelas MotoGP di sirkuit tersebut, yakni pada 2015, 2017, 2019, dan 2024.
Rekor itu menjadi bekal bagi Marquez untuk kembali membidik kemenangan. Jika mampu mengulang hasil positif, pembalap Ducati tersebut berpeluang mengambil alih posisi teratas dari Martin.
Namun, tantangan kali ini tidak mudah. Aprilia menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim 2026 dan berpotensi menjadi penghalang bagi ambisi Marquez.
Kekuatan pabrikan asal Noale, Italia, itu sudah terlihat di Phillip Island pada musim lalu. Raul Fernandez sukses meraih kemenangan pertamanya di kelas MotoGP pada 2025. Aprilia juga menunjukkan kecepatan dalam sprint race melalui kemenangan Bezzecchi.
Bahkan, Bezzecchi sempat bersaing untuk merebut pole position sebelum akhirnya menempati posisi kedua. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Aprilia memiliki modal kompetitif untuk kembali tampil kuat di Australia.
Di kubu Ducati, kemenangan Marquez pada 2024 ketika masih membela Gresini menjadi salah satu bukti bahwa motor pabrikan Borgo Panigale mampu menaklukkan Phillip Island. Johann Zarco yang saat itu memperkuat Pramac juga pernah mencatatkan kemenangan di sirkuit tersebut.
Situasi ini membuat persaingan Ducati dan Aprilia diperkirakan berlangsung sengit. Marquez menjadi tumpuan Ducati untuk mengejar gelar, sedangkan Martin dan Bezzecchi siap mengandalkan kekuatan Aprilia untuk mempertahankan tekanan.
Phillip Island pun berpotensi menjadi titik balik dalam perebutan gelar juara dunia. Dengan Martin hanya unggul dua poin atas Marquez, kesalahan sekecil apa pun bisa berpengaruh besar terhadap klasemen.
Sementara itu, Bezzecchi berpeluang memanfaatkan persaingan kedua rivalnya untuk memangkas jarak. Seri Australia bukan sekadar perebutan kemenangan, melainkan juga ujian konsistensi bagi tiga pembalap teratas dalam persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026.
Kesehatan | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu



