TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Nasib MotoGP Mandalika 2027 Menunggu Keputusan Presiden Prabowo

Reporter & Editor : AY
Senin, 12 Oktober 2026 | 11:16 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

JAKARTA – Indonesia belum dipastikan kembali menjadi tuan rumah MotoGP Mandalika pada 2027, meski jadwal balapan telah dirilis Dorna Sports. Pemerintah masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum memutuskan kelanjutan kontrak penyelenggaraan ajang balap motor bergengsi tersebut.


Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka, mengatakan pemerintah perlu mengevaluasi seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari manfaat ekonomi hingga kemampuan finansial, sebelum menentukan langkah selanjutnya.


"Jadwal sudah keluar, tetapi kalau ditanyakan kelanjutannya, Pak Menteri tadi sudah menyampaikan bahwa kita menunggu arahan dan instruksi dari Presiden. Pemerintah harus menghitung semuanya dan dikalkulasi ulang," kata Troy di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026).

 

Penonton MotoGP Mandalika 2026. Foto : Ist


Salah satu aspek yang menjadi bahan evaluasi adalah jumlah penonton. MotoGP Mandalika 2026 mencatat sekitar 157 ribu penonton, melampaui target awal sebanyak 145 ribu orang.
Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 diproyeksikan menghasilkan dampak hingga Rp 5 triliun. Untuk mengukur manfaat tersebut secara komprehensif, pemerintah melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian PPN/Bappenas.


"Kalau melihat perkembangan dari hari Jumat, Sabtu hingga puncaknya hari ini, rasanya sangat mungkin untuk masuk di angka target dampak ekonomi tersebut. Besok kami ada rapat evaluasi bersama Kemenpora dan Bappenas," ujar Troy, yang juga menjabat Direktur Operasional PT InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).


Selain manfaat ekonomi, pemerintah turut mengkaji komponen biaya penyelenggaraan, termasuk hosting fee atau biaya yang harus dibayarkan kepada Dorna Sports sebagai penyelenggara komersial MotoGP. Kenaikan biaya yang ditetapkan setiap tahun juga menjadi perhatian.


Troy menegaskan, pemerintah bersama ITDC akan menegosiasikan kembali seluruh komponen biaya tersebut sebelum menentukan kelanjutan kontrak MotoGP Mandalika.


"Kami pasti menegosiasikan semua-semuanya, termasuk besarannya, termasuk mengenai jumlah kenaikan yang setiap tahun ada kenaikan sekian persen. Itu semua kami nego ulang, dan itu sudah kami sampaikan," tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit