Trump Tuduh Houthi Picu Lonjakan Harga Minyak Jelang Pemilu AS
AS - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh kelompok Houthi di Yaman sengaja memicu kenaikan harga minyak dunia melalui serangan terhadap Arab Saudi. Tuduhan pada Selasa (13/10/2026) itu mencuat menjelang pemilu paruh waktu AS pada 3 November.
Melalui Truth Social, Trump juga menuding Houthi bertindak atas dorongan Iran dan mengisyaratkan kemungkinan peningkatan aksi militer setelah pemilu.
Serangan tersebut turut mengancam jalur pelayaran strategis di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab. Jika terganggu, distribusi energi global berisiko melambat, biaya pengiriman meningkat, dan harga minyak terdorong naik.
Konflik ini juga menjadi beban politik bagi Trump. Jajak pendapat AP-NORC yang dikutip Al Jazeera menunjukkan hampir 70 persen warga AS menilai perang melawan Iran tidak sebanding dengan biaya yang ditanggung.
Meski ancaman terhadap pasokan energi menjadi perhatian, tuduhan bahwa Houthi sengaja menaikkan harga minyak demi memengaruhi situasi politik AS belum terverifikasi secara independen.
Pertajam Fokus Dampak Energi
Rapikan Alur Konflik Dan Politik
Pertegas Sikap Trump Dan Houthi
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 21 jam yang lalu
TangselCity | 5 jam yang lalu
Pos Tangerang | 17 jam yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




