TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Distribusi Air Bersih di Bayah Terganggu, Anggota DPRD Lebak Minta PDAM Evaluasi

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi
Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB
Ilustrasi gangguan penyaluran air bersih PDAM Tirta Kalimaya Lebak.(Photo by Chatgpt)
Ilustrasi gangguan penyaluran air bersih PDAM Tirta Kalimaya Lebak.(Photo by Chatgpt)

LEBAK - Gangguan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kalimaya di Kecamatan Bayah, mendapat sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi Partai Golkar, Muammar Adi Prasetya. Muammar  menyebut, dirinya mendapat keluhan dari warga jika dalam beberapa hari terakhir kesulitan mendapat distribusi air dari PDAM. Sorotan tersebut disampaikan Muammar melalui interupsi dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lebak.

 

Ia meneruskan aspirasi masyarakat, khususnya warga Desa Bayah Barat dan sekitarnya, yang terdampak gangguan pasokan air bersih. “Gangguan itu diduga berkaitan dengan kerusakan pompa intake. Kendala dalam penanganan dan ketersediaan pompa pengganti disebut menjadi faktor yang menyebabkan distribusi air terhenti selama tiga sampai lima hari,” ujar Muammar kepada wartawan di Lebak, Kamis (15/10/2026).

 

Akibat kondisi tersebut, sebagian warga terpaksa kembali memanfaatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan mencuci.

 

Dirinya meminta PDAM Tirta Kalimaya Lebak melakukan evaluasi terhadap kesiapan peralatan, sistem penanganan kerusakan, serta langkah antisipasi agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga. “Harus ada evaluasi supaya ketika terjadi kerusakan, penanganannya bisa lebih cepat dan masyarakat tidak terlalu lama mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Muammar.

 

Selain persoalan di Kecamatan Bayah, Muammar juga menyoroti kebutuhan air bersih untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat di wilayah Lebak selatan. Menurut dia, ketersediaan air bersih perlu menjadi perhatian pemerintah dan pihak terkait agar kebutuhan fasilitas pendidikan tersebut dapat terpenuhi dengan baik.

 

Ia berharap, persoalan pelayanan air bersih mendapat perhatian serius agar masyarakat tidak kembali mengalami gangguan serupa. Ia juga mendorong adanya langkah konkret untuk memastikan kebutuhan air bersih bagi fasilitas pendidikan dapat dipenuhi.

 

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PDAM Tirta Kalimaya Lebak, Ni'matullah, memastikan gangguan pompa intake di Kecamatan Bayah telah ditangani pada Selasa malam lalu dan pelayanan telah kembali normal. “Alhamdulillah, sudah ditangani Selasa malam. Sekarang sudah kembali normal,” ujar Ni'matullah.

 

Namun, ia menjelaskan, rencana distribusi air PDAM untuk Sekolah Rakyat di Kecamatan Malingping masih dalam tahap perencanaan dan belum direalisasikan. PDAM menyatakan akan mengupayakan langkah yang diperlukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi fasilitas tersebut.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit