Rombak Besar-besaran, Justice Law Soccer Takluk dari Pancaran Muda Lewat Adu Penalti
LARANGAN-Kesebelasan Pancaran Muda mampu melewati laga super ketat dengan Justice Law Soccer di babak 32 besar New Garuda Cup IV 2026. Pancaran Muda FC sukses mengatasi Justice Law Soccer lewat adu penalti, 4-3 (0-0).
Drama adu penalti menjadi penyelesaian laga perebutan tiket ke babak 16 besar itu setelah kedua tim hanya mampu bermain imbang 0-0 di dua babak.
Justice Law Soccer dari Jakarta Selatan dan Pancaran Muda menyuguhkan permainan menarik di Lapangan Garuda, Jalan Inpres 9, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang pada Minggu (18/10/2026) sore.
Perombakan besar-besaran dilakukan Justice Law Soccer FC pada laga ini. Tak ada pemain bintang yang diandalkan di putaran pertama lalu. Tim dimanajeri Erik Yuswanto ini mempercayakan Sena, Makarius, Dofi, Lay, Sigit, Joy, Yadi Nmax, dan Fahrezi.
Kubu Pancaran Muda memboyong para pemain asal Kabupaten Pandeglang yakni, Jahid, Rizik, Caung, Masrur, Dori, Ajat, dan Karim.
Bermain dengan pressing ketat, Justice Law Soccer mendominasi jalannya pertandingan di babak pertama. Mereka berhasil menguasai lini tengah.
Hanya sekali ancaman dilakukan Justice Law Soccer di paruh pertama ini.Tendangan Plesing Yadi Nmax melebar ke sisi kanan gawang Pancaran Muda yang dijaga Jahid.
Selebihnya, Justice Law Soccer yang terus menekan kerap tampil kurang kompak saat berusaha membongkar pertahanan Pancaran Muda yang dikawal Caung dan Rizik.
Distribusi bola dari lini tengah ke sektor depan beberapa kali terlalu tajam, sehingga sulit dijangkau Yadi Nmax.
Kubu Pancaran Muda yang membangun serangan lewat Masrur dan Karim cukup kesulitan mendobrak lini belakang Justice Law Soccer.
Makarius tampil disiplin dengan selalu berhasil melakukan intersep umpan-umpan panjang dari gelandang Pancaran Muda. Skor 0-0 menutup babak pertama.
Selepas jeda, lini pertahanan Pancaran Muda dikejutkan lewat sepakan keras Dimas yang masih bisa ditepis kiper Jahid.
Kedua kubu mulai melakukan pergantian pemain di menit 5. Kubu Justice Law Soccer mengganti Dimas dengan Fajar. Pancaran Muda mengganti Masrur.
Di menit 16, Justice Law Soccer mendapat peluang emas lewat Yadi Nmax. Berhadapan dengan kiper Jahid, Yadi Nmax gagal melepaskan bola ke dalam gawang. Jahid berhasil menghentikan laju Yadi Nmax dan mengamankan bola.
Justice Law Soccer terus mencari formula untuk mencetak gol. Di menit 19, Zul ditarik keluar digantikan Ompong.
Di menit 27, Pancaran Muda kembali dapat peluang lewat Yadi Nmax. Sukses melepaskan diri dari kawalan bek Caung, Yadi Nmax menggiring bola ke sisi kiri kotak penalti. Namun sepakan keras Yadi Nmax bisa ditepis kiper Jahid.
Pada menit 29, Pancaran Muda memasukan Ishak menggantikan Karim. Pancaran Muda kian tampil menekan. Namun hingga babak kedua berakhir, kedua tim tetap bermain imbang 0-0.
Pertandingan dilanjutkan lewat adu penalti. Dalam adu tendangan dari titik 12 pas itu, Pancaran Muda unggul 4-3. Pancaran Muda lolos ke 16 besar menantang Pajajaran FC.
Adu Penalti
Justice Law Soccer
Fajar gol
Fahrezi ditepis
Lay gol
Sigit ditangkap
Makarius gol
Pancaran Muda
Gilang gol
Dori gol
Zidan melenceng
Ipul gol
Ishak gol
Sementara, Senin (19/10/2026) sore, ZES FC asal Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang bakal memperebutkan tiket 16 besar dengan kesebelasan Nitro asal Jakarta Selatan.
"Jangan sampai terlewatkan, ZES FC yang dimanajeri Bos Jojo dan Mpok Uul akan menghadapi Nitro FC timnya selebritis kondang Vicky Nitinegoro," koar Andre Bagol bersama Wahyu Ardiansyah, duet Host New Garuda Cup IV 2026.
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu




