TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pilar Resmikan Pos Gizi Kepiting, Perkuat Pencegahan Stunting di Lengkong Gudang

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan dalam acara peresmian Pos Gizi Kepiting di Kelurahan Lengkong Gudang, Serpong. (Rachman/TangselPos)
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan dalam acara peresmian Pos Gizi Kepiting di Kelurahan Lengkong Gudang, Serpong. (Rachman/TangselPos)

SERPONG – Upaya mencegah stunting di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus diperkuat melalui program Pos Gizi. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, meresmikan Pos Gizi Kepiting di Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Senin (19/10). Program ini menjadi salah satu upaya memberikan edukasi pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak-anak.

 

Pilar mengatakan, angka stunting di Tangsel saat ini tercatat sebesar 0,7 persen. Meski persentasenya relatif kecil, pemerintah tetap memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

 

“Memang tidak banyak jumlahnya, tapi ada masyarakat yang membutuhkan bantuan pemerintah supaya anak-anaknya tidak stunting,” ujarnya.

 

Menurut Pilar, pemenuhan gizi sejak dini menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan asupan makanan, terutama selama 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

 

Ia menilai, edukasi mengenai pentingnya makanan bergizi masih perlu diperkuat. Sebab, masih ada masyarakat yang belum mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara optimal.

 

“Jangan kita sepelekan masa depan anak-anak kita. Kasih makanan yang bergizi, pola hidupnya harus sehat, jaga kesehatan anak-anak. Supaya mereka jadi anak yang cerdas, kalau sekolah mereka gampang menerima pelajarannya,” tuturnya.

 

Pilar menjelaskan, program Pos Gizi telah berjalan sejak 2023 dan kini tersedia di seluruh kecamatan di Kota Tangsel. Pada 2026, Pemkot Tangsel berencana membangun tujuh pos gizi untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

 

Foto ; Rachman/TangselPos

 

Melalui program ini, para kader kesehatan memberikan edukasi kepada orang tua dan ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan gizi. Selain itu, pos gizi juga menyediakan makanan tambahan bergizi bagi kelompok sasaran, khususnya ibu hamil dan anak-anak yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi.

 

“Program ini sudah berjalan selama tiga tahun dan alhamdulillah sangat membantu sekali untuk para ibu-ibu yang membutuhkan, baik untuk ibu hamil maupun yang anak-anaknya dinilai mengalami stunting,” jelasnya.

 

Usai meresmikan Pos Gizi Kepiting, Pilar bersama istrinya, Truetami Ajeng, menyerahkan sejumlah bantuan kepada para kader kesehatan dan orang tua yang hadir. Keduanya juga mengunjungi sejumlah rumah warga yang anaknya dinilai mengalami stunting untuk melihat langsung kondisi keluarga serta kebutuhan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.

 

Dalam kunjungan tersebut, Pilar turut meninjau rumah warga yang kondisinya memprihatinkan. Ia menyebutkan, terdapat dua rumah yang akan diupayakan mendapatkan bantuan melalui program bedah rumah Pemkot Tangsel.

 

Menurutnya, salah satu rumah yang dikunjungi memiliki kondisi bangunan yang mengkhawatirkan, mulai dari dinding yang keropos hingga struktur atap yang berpotensi roboh. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan penanganan segera.

 

“Memang kondisinya, terutama yang pertama itu sangat mengkhawatirkan. Dari dindingnya sudah sangat keropos, strukturnya sudah tidak baik. Lalu kondisi struktur atapnya juga sudah hampir roboh. Saya rasa harus penanganan segera,” ungkapnya.

 

Pilar mengatakan, Pemkot Tangsel merencanakan program bedah rumah untuk 500 unit rumah pada 2027. Rumah warga yang dikunjunginya tersebut akan diupayakan masuk dalam program bantuan sesuai hasil pendataan dan ketentuan yang berlaku.

 

“Insyaallah di 2027 nanti, kita ada 500 rumah yang akan dilakukan pembedahan se-Kota Tangerang Selatan. Ini akan kita berikan salah satunya untuk rumah yang tadi saya sambangi,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit