TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Junior Tembak Senior Di Polairud Pondok Cabe

Ngaku Sering Di-bully

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:15 WIB
ils
ils

PAMULANG-Anggota Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpoludara) berinisial LVVL tewas ditembak juniornya, di Markas Komando (Mako) Polairud Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

 

Kejadian pada Jumat (16/10) sekitar pukul 05:30 WIB tersebut menjadi perhatian kepolisian. Polda Metro Jaya berjanji akan mengusut tuntas peristiwa ini. 

 

Berdasarkan informasi yang didapat, kronologi kejadian tersebut bermula ketika ​korban bertugas sebagai tenaga administrasi pada Pamperslog Ditpoludara. Sementara, terduga pelaku yakni, Bharada AR merupakan juniornya di bagian yang sama.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, insiden ini dipicu oleh masalah pribadi. AR mengaku kerap merasa disalahkan dan mengalami perundungan (bullying) oleh korban.

 

Pelaku bahkan disebut telah membawa senjata tajam jenis pisau dari rumah sejak 12 Oktober 2026 karena merasa ketakutan secara berlebihan. Pada Jumat dini hari, pelaku berangkat ke markas dengan membawa sajam tersebut, lalu mengambil senjata api di pos penjagaan sebelum mendatangi ruang pemadam kebakaran tempat korban beristirahat.

 

Kemudian pelaku melepaskan beberapa tembakan ke arah tubuh hingga kepala korban, kemudian menggorok leher korban menggunakan pisau yang dibawanya dari rumah.

 

Usai melakukan aksinya, pelaku menyerahkan diri ke Unit Provos Ditpoludara dan langsung diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya anggota Polri tersebut. Pihak kepolisian juga memastikan proses penyelidikan dan penyidikan terus berjalan untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Kombes Budi Hermanto menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

 

"Kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya salah satu anggota Polri. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya, Senin (19/0).

 

Dalam penanganan perkara ini, polisi telah mengamankan AR. Terduga pelaku kini telah ditahan di Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

Budi menyampaikan, penyidik masih mendalami peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap kronologi secara utuh, termasuk rangkaian kejadian sebelum dan sesudah penembakan.

 

Selain menelusuri kronologi, penyidik juga berupaya mengungkap motif di balik insiden tersebut. Hingga keterangan yang disampaikan pihak kepolisian, motif penembakan belum dijelaskan secara terperinci.

 

“Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penyidik terus mendalami rangkaian peristiwa tersebut guna mengungkap fakta dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.(rmn)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit