TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pendaftaran Dua Hari Langsung Penuh, Puskeswan Tangsel Sterilisasi 50 Kucing Jantan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:27 WIB
Sebanyak 50 kucing jantan mengikuti program yang berlangsung selama dua hari, sejak Selasa (20/10). (TangselPos/Rachman)
Sebanyak 50 kucing jantan mengikuti program yang berlangsung selama dua hari, sejak Selasa (20/10). (TangselPos/Rachman)

CIPUTAT — Program sterilisasi kucing yang digelar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) langsung disambut antusias warga. Baru dua hari dibuka, kuota pendaftaran sudah terpenuhi.

 

Sebanyak 50 kucing jantan mengikuti program yang berlangsung selama dua hari, sejak Selasa (20/10) hari ini. 

 

Kepala UPT Puskeswan DKPPP Tangsel, Pipit Surya Yuniar, mengatakan, program ini merupakan bagian dari rangkaian World Rabies Day. Setelah sebelumnya menggelar vaksinasi rabies, Puskeswan melanjutkan kegiatan dengan sterilisasi untuk membantu mengendalikan populasi kucing.

 

“Total hewan yang ditangani adalah 50 ekor, yang dibagi dalam dua hari pelaksanaan. Pada hari pertama ini sebanyak 35 ekor, dan sisanya 15 ekor dijadwalkan untuk hari berikutnya,” ujarnya.

 

Pipit mengatakan, pendaftaran sudah dibuka sejak minggu sebelum kegiatan berlangsung. Namun, tingginya minat masyarakat membuat kuota yang tersedia langsung habis dalam waktu sekitar dua hari.

 

Kucing yang dibawa warga kali ini didominasi kucing domestik jantan. Menurut Pipit, sterilisasi tidak hanya membantu mengendalikan perkembangbiakan, tetapi juga memberikan sejumlah manfaat bagi kucing.

 

Salah satunya mengurangi perilaku yang berkaitan dengan aktivitas reproduksi, seperti kebiasaan kucing jantan menyemprotkan urine untuk menandai wilayahnya atau spraying. Kucing yang sudah disterilkan juga cenderung lebih tenang.

 

“Selain itu, nutrisi pada kucing yang disterilkan akan terserap untuk pertumbuhan badan alih-alih untuk aktivitas reproduksi,” jelasnya.

 

Sebelum menjalani sterilisasi, kucing terlebih dahulu dibius agar tindakan medis dapat dilakukan dengan aman.

 

Di sisi lain, Pipit juga mengingatkan pemilik hewan agar mengenali gejala rabies. Pada hewan, penyakit ini dapat menunjukkan gejala yang berbeda, termasuk perubahan perilaku menjadi agresif atau justru lebih banyak diam dan bersembunyi.

 

"Pada rabies ganas, hewan dapat menjadi agresif dan menyerang. Sementara pada rabies tenang, hewan cenderung diam, bersembunyi, mengalami demam, sensitif terhadap cahaya, hingga mengeluarkan air liur secara berlebihan," paparnya.

 

Perubahan perilaku tersebut perlu diwaspadai, terutama jika disertai gejala lain yang tidak biasa. Masyarakat yang menemukan hewan dengan dugaan rabies sebaiknya tidak menyentuh atau mendekatinya dan segera melapor kepada petugas kesehatan hewan untuk mendapatkan penanganan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit