TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Percasi Tangsel Bidik Juara Umum Porprov Banten VII, Atlet Digenjot Perbanyak Jam Terbang

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:51 WIB
Percasi Tangsel terus mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten VII 2026. (tangselpos/rachman)
Percasi Tangsel terus mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten VII 2026. (tangselpos/rachman)

CIPUTAT — Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten VII 2026. Berbagai program latihan, uji tanding, hingga keikutsertaan dalam turnamen rutin dilakukan demi meningkatkan kemampuan dan jam terbang atlet.

 

Ketua Percasi Tangsel, Trisno Wiyono mengatakan, persiapan atlet kini semakin intensif. Porsi latihan juga mulai diarahkan pada pertandingan agar para atlet terbiasa menghadapi persaingan dan mampu mengasah strategi di atas papan catur.

 

“Porsinya itu sekarang sudah 70 persen tanding, 30 persennya teori. Sekarang sudah sampai ke situ. Jadi, lebih diperbanyak untuk bertanding,” ujarnya.

 

Menurut Trisno, proses pembentukan tim telah dilakukan sejak tahun lalu melalui tahapan seleksi. Atlet yang terpilih kemudian menjalani pembinaan secara berkelanjutan untuk dipersiapkan menghadapi persaingan di ajang olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut.

 

Saat ini, Percasi Tangsel juga telah memetakan atlet yang akan turun pada masing-masing kelas. Meski demikian, evaluasi tetap dilakukan untuk melihat perkembangan kemampuan atlet hingga mendekati hari pertandingan.

 

Program latihan digelar di sejumlah lokasi dengan menyesuaikan kategori atlet. Pembinaan junior putri dilaksanakan di kawasan Jalan Ceger, Pondok Aren, sedangkan junior putra berlatih di BSD. Adapun atlet senior dan veteran menjalani latihan di kawasan Serua.

 

Trisno menilai, potensi atlet catur Tangsel masih menjanjikan. Kelompok junior menjadi salah satu andalan untuk memperkuat prestasi daerah, tanpa mengesampingkan peluang dari atlet senior yang juga menunjukkan perkembangan positif dalam sejumlah turnamen.

 

“Potensinya masih oke kok. Andalan kita sebenarnya junior, tapi tidak menutup kemungkinan yang senior. Kita sekarang sudah punya beberapa senior yang bisa kita andalkan,” katanya.

 

Pada Porprov Banten VII 2026, cabang olahraga catur mempertandingkan sejumlah kategori dengan format permainan kilat, cepat, dan standar.

 

Ia mengakui persaingan yang dihadapi tidak mudah. Namun, dengan pembinaan yang telah berjalan, dukungan pelatih, serta semangat para atlet, Percasi Tangsel tetap optimistis dapat memberikan hasil terbaik.

 

“Targetnya pasti juara. Bagaimana caranya biar juara umum. Meskipun berat, kita tetap meyakini dengan latihan yang sudah sedemikian rupa, usaha-usaha, dan doa,” tegasnya.

 

 

Prestasi terbaik menjadi tujuan utamanya, kata dia, meski dengan segala keterbatasan dukungan yang ada.

 

"Prestasi Tangsel masih bisa optimis untuk memberikan yang terbaik," tegasnya.

 

Sementara itu selain kemampuan teknis, Trisno menilai kekompakan tim menjadi modal penting dalam menghadapi kompetisi. Hubungan yang baik antara atlet, pelatih, pengurus, dan orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang mendukung pencapaian prestasi.

 

Dalam waktu dekat, Percasi Tangsel berencana mengumpulkan seluruh atlet, pelatih, pengurus, dan orang tua untuk memperkuat koordinasi. Menurutnya, keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh latihan, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak.

 

“Kesuksesan ini harus bekerja sama dari semua lini. Tidak bisa hanya atlet sendiri, pelatih juga tidak bisa sendiri, pengurus juga tidak bisa. Orang tua harus mendukung, atlet harus giat, dan pelatih terus menggenjot,” jelasnya.

 

Trisno juga menyoroti pentingnya penyelenggaraan pertandingan yang menjunjung tinggi sportivitas. Ia berharap wasit yang bertugas dalam pertandingan catur Porprov berasal dari luar Banten agar independensi dan netralitas dapat lebih terjaga.

 

“Kita berharap untuk wasit itu benar-benar fair. Harapannya dari luar Banten, yang netral. Saya juga sudah mengajukan nama-nama wasit,” ungkapnya.

 

Di tengah persiapan yang terus berjalan, Trisno melihat semangat membawa nama daerah menjadi salah satu keunggulan atlet Tangsel. Ia menyebut para atlet memiliki motivasi kuat untuk memberikan hasil terbaik bagi kota yang mereka wakili.

 

“Rasa nasionalisme Tangsel tinggi banget. Mereka mikirnya pokoknya Tangsel harus juara. Itu nilai plus kita. Makanya, dengan rasa itu, saya masih punya keyakinan bahwa kita masih bisa memberikan yang terbaik,” pungkasnya.

Komentar:
Hut kab tangerang
Epaper
ePaper Edisi 21 Oktober 2026
Berita Populer
03
MU Lirik 3 Pelatih, Siapa Pengganti Carrick?

Olahraga | 3 hari yang lalu

05
10
Stop Korupsi Dana Bencana

Nasional | 3 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit