PNM Jangkau 56 Ribu Nasabah di Kabupaten Tangerang
TANGERANG – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus mendorong UMKM naik kelas melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha. Di Kabupaten Tangerang, PNM telah menjangkau lebih dari 56 ribu nasabah kelompok.
Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 yang dibuka Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Aula Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Rabu (21/10/2026).
Maesyal mengapresiasi peran PNM dalam memperluas akses permodalan sekaligus mendampingi pelaku usaha. Menurutnya, UMKM menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah dan berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Terima kasih kepada PNM yang telah memberikan akses permodalan bagi masyarakat kami. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan perekonomian UMKM di Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.
Ia juga mengingatkan para nasabah agar disiplin membayar angsuran dan terus mengembangkan usahanya. Dalam kesempatan itu, Maesyal menyerahkan hadiah umrah dari PNM Cabang Tangerang kepada dua nasabah.
Pemimpin Cabang PNM Tangerang, Edy Prayugo, menjelaskan PKU Akbar menjadi sarana peningkatan kapasitas nasabah melalui pelatihan pembukuan, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.
PNM Cabang Tangerang saat ini melayani sekitar 293 ribu nasabah di wilayah Tangerang Raya. Selain pembiayaan kelompok mulai Rp2 juta hingga Rp15 juta secara bertahap, PNM menyediakan pembiayaan individual hingga Rp200 juta untuk mendukung pengembangan usaha.
PNM berkomitmen memperkuat UMKM melalui pembiayaan dan pendampingan, sekaligus membuka peluang usaha serta membantu menekan angka pengangguran. Masyarakat juga didorong memanfaatkan layanan pembiayaan resmi yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pendidikan | 1 hari yang lalu
TangselCity | 12 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




