TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Mitchell Baker Bidik Piala Dunia 2030, Haaland Jadi Inspirasinya

Reporter: Farhan
Editor: AY
Jumat, 06 November 2026 | 11:17 WIB
Penyerang Timnas Mitchell Baker. Foto : Ist
Penyerang Timnas Mitchell Baker. Foto : Ist

JAKARTA – Penyerang muda Timnas Indonesia, Mitchell Baker, memasang target besar untuk membawa Skuad Garuda tampil di Piala Dunia 2030. Optimisme itu muncul setelah ia sukses mengantarkan Indonesia menjuarai Piala ASEAN FIFA 2026 sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak turnamen.


Pemain berusia 19 tahun tersebut meyakini Indonesia memiliki modal untuk mewujudkan ambisi itu, mulai dari kualitas pemain, kemampuan pelatih, hingga dukungan penuh suporter.


Perjalanan Baker hingga membela Merah Putih terbilang unik. Lahir di Australia, ia tumbuh di Hong Kong dan mengembangkan karier sepak bolanya di Amerika Serikat. Ia memiliki darah Indonesia dari keluarga ibunya yang berasal dari Yogyakarta dan Semarang.


Menariknya, Baker tidak selalu bermain sebagai penyerang. Saat mengawali karier sepak bola, ia lebih sering menempati posisi bek tengah dan gelandang. Keputusannya beralih menjadi striker terinspirasi dari Erling Haaland, penyerang Manchester City asal Norwegia.


Baker mengaku mengagumi naluri mencetak gol dan kemampuan Haaland dalam memanfaatkan setiap peluang.
"Erling Haaland adalah panutan terbesar saya. Ketika bermain di Borussia Dortmund, saya melihat betapa besar keinginannya mencetak gol dan memanfaatkan setiap peluang. Dia adalah pahlawan saya dan alasan saya sekarang bermain sebagai penyerang," ujar Baker dalam wawancara dengan FIFA.


Pilihan tersebut terbukti tepat. Baker tampil tajam di Piala ASEAN FIFA 2026 dan menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Indonesia meraih gelar juara.


Gelar tersebut memiliki arti tersendiri baginya karena ia memahami besarnya penantian masyarakat Indonesia untuk melihat tim nasional meraih prestasi di level regional.


Di luar timnas, Baker juga tengah menentukan langkah berikutnya dalam karier profesional. Setelah menyelesaikan pendidikan di Georgetown University, Amerika Serikat, ia berpeluang bergabung dengan Colorado Rapids setelah terpilih pada urutan ke-10 MLS SuperDraft. Namun, kesempatan berkarier di Eropa juga masih terbuka.


Meski demikian, target bersama Timnas Indonesia tetap menjadi prioritas ambisinya. Baker yakin kesempatan tampil di Piala Dunia 2030 bukan sekadar mimpi.


"Saya percaya 2030 akan menjadi tahun Indonesia tampil di Piala Dunia. Kami memiliki pemain, pelatih, dan dukungan suporter untuk mewujudkannya," tegasnya.


Baker berharap dapat terus menyumbangkan gol dan membantu Garuda melangkah lebih jauh hingga menembus panggung sepak bola terbesar di dunia.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit